Berita

Hujan Ekstrem Ancam Jakarta, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

128
×

Hujan Ekstrem Ancam Jakarta, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Sebarkan artikel ini
waspada-hujan-ekstrem-melanda-pulau-jawa,-bali-hingga-nusa-tenggara
waspada hujan ekstrem melanda pulau jawa, bali hingga nusa tenggara

Jakarta – Hujan lebat hingga ekstrem berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia pada Jumat, 23 Januari 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah kota akan diguyur hujan. Sebagian kecil wilayah lainnya diperkirakan berawan.

Prakirawan BMKG, Alya Sausan, menyebut Banten dan Jakarta berpotensi mengalami hujan lebat hingga ekstrem.

Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) juga diperkirakan akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.

Bagaimana dengan kota-kota besar di Sumatera? Banda Aceh diprediksi cerah berawan, Tanjung Pinang berawan, sementara Medan, Pekanbaru, Jambi, dan Pangkalpinang berawan tebal.

“Kota Padang berpotensi asap atau kabut, sedangkan Bengkulu dan Palembang akan diguyur hujan ringan,” kata Alya.

Warga Bandarlampung diimbau waspada terhadap hujan yang mungkin disertai petir.

Di Pulau Jawa, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya diprediksi hujan sedang. Serang dan Yogyakarta berpotensi hujan disertai petir.

Pontianak dan Palangka Raya di Kalimantan diperkirakan berawan, sementara Samarinda dan Banjarmasin berawan tebal.

“Hujan ringan diprakirakan akan mengguyur wilayah Tanjung Selor,” ujar Alya.

Denpasar dan Kupang di Bali dan Nusa Tenggara diprediksi hujan ringan, sedangkan Mataram akan diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Untuk Pulau Sulawesi, Manado diperkirakan berawan, Kendari dan Gorontalo berawan tebal, serta Mamuju hujan ringan.

“Kota Makassar berpotensi udara kabur, sedangkan Palu diprakirakan berasap atau kabut,” tutur Alya.

Ternate di wilayah Ambon diprediksi berawan tebal, sedangkan Ambon diprediksi hujan ringan.

Di Papua, Jayapura diperkirakan berawan, sementara Sorong berawan tebal. Manokwari dan Jayawijaya diprediksi hujan ringan, sedangkan Nabire dan Merauke berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

BMKG juga memantau bibit siklon tropis 91S di Samudera Hindia Selatan Sumbawa. Dalam 48-72 jam, bibit siklon ini berpotensi menjadi siklon tropis dalam kategori tinggi.

Bibit siklon tropis ini menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba, Bali, NTB, NTT, dan perairan utara Pulau Madura hingga Pulau Flores.