Berita

Kebakaran Resor Ski Swiss: Mayoritas Korban Remaja, Investigasi Berlanjut

84
×

Kebakaran Resor Ski Swiss: Mayoritas Korban Remaja, Investigasi Berlanjut

Sebarkan artikel ini
60849b1ff9baf22d31c9eb648ba155e2.jpg
60849b1ff9baf22d31c9eb648ba155e2.jpg

Crans Montana – Tragedi malam tahun baru di resor ski Crans Montana, Swiss, menelan puluhan korban jiwa, sebagian besar remaja. Kebakaran hebat melanda bar Le Constellation, Kamis (1/1/2026) dini hari, menyebabkan kepanikan dan merenggut 47 nyawa.

Api yang berkobar cepat membuat banyak pengunjung bar, yang didominasi remaja, terjebak. Le Constellation, bar populer di kalangan anak muda, menjadi saksi bisu malam nahas tersebut.

Data terakhir menyebutkan, selain korban tewas, 80 hingga 100 orang mengalami luka serius dan membutuhkan perawatan intensif. Tim penyelamat terus berupaya mengidentifikasi korban dan memberikan bantuan medis.

Pihak berwenang Swiss masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Namun, fokus utama saat ini adalah penanganan korban dan memberikan dukungan kepada keluarga yang berduka.

“Salah satu hal yang paling menggetarkan dari tragedi ini adalah betapa mudanya para korban,” ungkap laporan BBC, menggambarkan betapa pilunya peristiwa ini.

Keluarga korban, termasuk dari Italia, masih mencari keberadaan anggota keluarga mereka. Seorang ibu asal Genova, Italia, melayangkan permohonan terbuka melalui media sosial untuk menemukan putranya, Giovanni Tamburi, yang terakhir mengirim pesan pada malam tahun baru.

“Kabar terakhir yang dia terima adalah pesan tahun baru saat sekitar tengah malam,” ujarnya.

Meskipun Giovanni dilaporkan berhasil melarikan diri bersama teman-temannya, keberadaannya hingga kini masih belum diketahui.

Seorang saksi mata, Ilan Achour, yang bekerja di dekat bar Le Constellation, menggambarkan kejadian tersebut sebagai mimpi buruk. Ia kehilangan sahabatnya dalam kobaran api.

“Semua orang terbakar, semua orang menjerit, semua orang berteriak,” tuturnya dengan pilu.

Tragedi ini tidak hanya memukul Swiss, tetapi juga menyentuh hati banyak orang di seluruh dunia. Solidaritas dan dukungan mengalir dari berbagai negara untuk membantu para korban dan keluarga mereka.