Makati – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyempatkan diri lari pagi di pusat bisnis Makati, Filipina, Jumat (27/3/2026).
Aktivitas ini dilakukan di sela agenda internasional Council of Asian Liberals and Democrats (CALD).
Hasto memulai larinya dari Hotel Dusit Thani, lokasi acara CALD. Ia mengenakan kaos merah bertuliskan “Soekarno Run”.
Sebelum berlari, Hasto melakukan pemanasan di lobi hotel. Ia memastikan otot-ototnya siap menempuh rute menuju Ayala Triangle Gardens.
“Berlari dengan kaos ini di negeri tetangga adalah pengingat bahwa di mana pun kita berada, prinsip Berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri harus selalu dibawa,” kata Hasto.
Hasto berlari didampingi staf dan fungsionaris PDIP yang hadir dalam forum CALD.
Kehadiran Hasto di Filipina adalah untuk membahas isu-isu demokrasi di Asia. Lari pagi baginya adalah cara menjaga “Stamina untuk Demokrasi”.
“Politik itu sejatinya adalah maraton, bukan sprint. Ia membutuhkan napas panjang, daya tahan menghadapi tekanan, dan keteguhan hati untuk tetap berada di jalur yang benar,” ujarnya.
Hasto juga mengamati situasi Makati di pagi hari. Ia menilai antusiasme olahraga warga Jakarta lebih tinggi dibanding warga Makati.
Selain itu, Hasto mencatat kendaraan publik di Makati didominasi mobil berbahan bakar minyak. Namun, ia memuji desain gedung-gedung tinggi tanpa pagar yang membuat ruang publik terasa lebih luas.
Saat berlari di Taman Ayala Triangle, Hasto menemukan patung banteng dan berfoto di dekatnya. Ia menunjukkan kesiapan mental menghadapi diskusi diplomasi dengan menjaga kebugaran fisik.








