Berita

Harga Kakao Anjlok, Suplai Melimpah dari Afrika Barat Mendorong Penurunan

136
×

Harga Kakao Anjlok, Suplai Melimpah dari Afrika Barat Mendorong Penurunan

Sebarkan artikel ini
pasokan-global-meningkat,-harga-biji-kakao-turun
pasokan global meningkat, harga biji kakao turun

Jakarta – Harga referensi (HR) biji kakao untuk periode Januari 2026 mengalami penurunan.

Pemicunya adalah peningkatan suplai dari negara-negara produsen.

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menyampaikan informasi ini.

HR biji kakao ditetapkan sebesar 5.662,38 dolar AS per metrik ton (MT).

Angka ini turun 315,08 dolar AS atau 5,27 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan HR ini berdampak pada Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao Januari 2026.

HPE menjadi 5.296 dolar AS per MT, turun 308 dolar AS atau 5,49 persen dari periode sebelumnya.

“Penurunan HR dan HPE biji kakao dipengaruhi oleh peningkatan suplai biji kakao,” jelas Tommy.

Peningkatan suplai terjadi karena produksi di negara produsen utama di Afrika Barat meningkat.

Kondisi ini disebabkan cuaca yang membaik, namun tidak diikuti peningkatan permintaan.

Untuk komoditas lain, HPE produk kulit periode Januari 2026 tidak mengalami perubahan.

Sementara itu, komoditas getah pinus periode Januari 2026 meningkat 27 dolar AS atau 3,24 persen dibandingkan Desember 2025.

HPE produk kayu periode Januari 2026 mengalami peningkatan pada sejumlah jenis kayu.

Kayu veneer dari hutan alam dan hutan tanaman, wooden sheet for packing box, serta kayu olahan dengan luas penampang 1.000–4.000 milimeter persegi dari jenis meranti, merbau, rimba campuran, dan sortimen lainnya seperti eboni mengalami peningkatan.

Peningkatan juga terjadi pada kayu dari hutan tanaman jenis pinus dan gemelina, akasia, sengon, karet, balsa, eucalyptus, dan lainnya.

Kayu olahan dengan luas penampang 1.000–4.000 milimeter persegi dari jenis jati mengalami penurunan.

Wood in chips or particle, chipwood, kayu olahan dengan luas penampang 1.000–4.000 milimeter persegi dari hutan tanaman jenis sungkai, serta kayu olahan khusus jenis merbau dengan luas penampang 4.000–10.000 milimeter persegi untuk periode Januari 2026 tidak mengalami perubahan.

Penetapan HR minyak sawit mentah (CPO), HR dan HPE biji kakao, HPE produk kulit, HPE produk kayu, serta HPE getah pinus untuk periode 1–31 Januari 2026 tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 2392 Tahun 2025.

Keputusan tersebut tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Badan Layanan Umum.

Produk minyak goreng (Refined, Bleached, and Deodorized/RBD palm olein) dalam kemasan bermerek dengan berat bersih hingga 25 kilogram dikenakan bea keluar sebesar 0 dolar AS per MT.