Berita

Gus Yahya Tanggapi Isu Pemakzulan, Pilih Sikap Hati-Hati

131
×

Gus Yahya Tanggapi Isu Pemakzulan, Pilih Sikap Hati-Hati

Sebarkan artikel ini
gus-yahya-tak-mau-berprasangka-soal-upaya-pemakzulan-ketum-pbnu
gus yahya tak mau berprasangka soal upaya pemakzulan ketum pbnu

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya merespons santai isu pemakzulan yang menerpanya.

Gus Yahya enggan berprasangka buruk terkait isu yang beredar.

“Saya tidak mau berprasangka ya,” kata Gus Yahya usai menghadiri Rapat Koordinasi Ketua PWNU se-Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (23/11) dini hari.

Sebelum isu pemakzulan mencuat, Gus Yahya mengaku telah mendengar berbagai rumor tak sedap.

“Sebelum ini, itu rumor sudah ndak karu-karuan. Saya sudah dengar rumor. Macam-macam tuduhan kepada saya, begini begitu, saya makan duit Rp900 miliar, saya macam-macam, itu sudah keluar,” ungkapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah ini memilih tidak gegabah menanggapi isu tersebut.

“Tapi saya tidak mau bertindak atas dasar rumor atau prasangka. Itu saja ya. Kalau jelas baru saya mau ambil sikap. Kalau enggak jelas saya ndak mau, saya engga berani. Apalagi mencatut NU,” tegasnya.

Isu pemakzulan Gus Yahya muncul setelah beredar dokumen Risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU tertanggal 20 November 2025.

Dokumen itu menyebutkan rapat dihadiri 37 dari 53 orang Pengurus Harian Syuriyah PBNU.

Risalah tersebut ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, namun keabsahannya belum dapat dikonfirmasi.