Jakarta – Partai Golkar merekomendasikan agar Pilkada dilakukan melalui DPRD. Hal ini disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar tahun 2025.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan rekomendasi ini sebagai wujud kedaulatan rakyat.
“Partai Golkar mengusulkan Pemilihan Kepala Daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,” kata Bahlil, Minggu.
Selain itu, Golkar merekomendasikan perbaikan sistem proporsional terbuka untuk Pemilu. Tujuannya adalah mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil.
Partai Golkar juga menekankan pentingnya penguatan peran masyarakat sipil dan masyarakat algoritma.
Penguatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan negara. Serta memperluas partisipasi politik publik.
“Termasuk dalam menciptakan ruang digital yang sehat, berkualitas, dan bertanggung jawab,” ujar Bahlil.
DPP Partai Golkar sebelumnya menggelar Rapimnas pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyebut Rapimnas ini yang pertama di periode Bahlil Lahadalia. Seluruh DPD Partai Golkar tingkat provinsi diundang.
“Karena sifatnya lebih ke internal jadi kami tidak mengundang pihak eksternal untuk hadir di Rapimnas,” kata Sarmuji.







