Berita

Evakuasi Longsor Banjarnegara: Delapan Mini Ekskavator Diterjunkan ke Lokasi

88
×

Evakuasi Longsor Banjarnegara: Delapan Mini Ekskavator Diterjunkan ke Lokasi

Sebarkan artikel ini
803066ab2f32373cc28d08c2b3d89f15.jpg
803066ab2f32373cc28d08c2b3d89f15.jpg

Banjarnegara – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memobilisasi delapan unit mini ekskavator untuk mempercepat evakuasi material longsor dan membuka kembali akses warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Barat. Langkah ini merupakan respons cepat terhadap kebutuhan penanganan bencana di lokasi.

Sejak laporan awal diterima, Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng DIY, dan BBWS Pemali Juana, segera berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah. Koordinasi intensif ini bertujuan memastikan dukungan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Jawa Tengah, saat ini kebutuhan alat berat paling mendesak adalah ekskavator mini. Alat ini dinilai krusial untuk mempercepat penanganan di lokasi terdampak longsor.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, Kementerian PU siap mendukung penuh upaya penanganan darurat, bekerja sama dengan instansi kebencanaan pusat maupun daerah.

“Setiap kali terjadi bencana, Kementerian PU selalu melakukan respons cepat. Kami terus berkoordinasi dengan BNPB dan BPBD untuk memastikan alat berat dan dukungan teknis dapat segera dimobilisasi sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Dody dalam keterangannya, 18 November 2025.

Dody menambahkan, kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya Kementerian PU menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di berbagai daerah.

“Kami memastikan dukungan peralatan dari balai-balai teknis bisa digerakkan kapan pun diperlukan, termasuk untuk membuka akses dan membantu proses evakuasi,” imbuh Dody.

Kementerian PU terus memonitor perkembangan di Banjarnegara dan siap menambah dukungan apabila diperlukan oleh BPBD dan BNPB. Mobilisasi alat berat dari balai-balai teknis terdekat lokasi bencana akan dilakukan segera sesuai dengan kebutuhan yang dikoordinasi oleh BNPB dan BPBD.