Ecozone

EURO, JARR, TAYS Masuk UMA, Investor Pantau!

75
×

EURO, JARR, TAYS Masuk UMA, Investor Pantau!

Sebarkan artikel ini
e1850924b6b4ebebb4cc3a7f93da3b7d.jpg
e1850924b6b4ebebb4cc3a7f93da3b7d.jpg

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan tiga saham masuk ke dalam radar Unusual Market Activity (UMA). Ketiga saham tersebut adalah PT Estee Gold Feet Tbk (EURO), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), dan PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS). Pengumuman ini disampaikan pada Rabu (20/8/2025).

BEI menjelaskan, saham EURO menunjukkan pola transaksi yang tidak wajar. Sementara itu, saham JARR dan TAYS masuk radar UMA karena mengalami kenaikan harga di luar kebiasaan.

Meski demikian, pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menandakan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. BEI saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi ketiga saham emiten tersebut.

Investor diharapkan lebih berhati-hati. BEI mengimbau investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum disetujui RUPS. Investor juga perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan investasi.

Sebagai informasi, EURO adalah emiten yang bergerak di jasa pengisian aerosol untuk produk kosmetika, perbekalan kesehatan rumah tangga, dan auto-chemical, serta penyedia maklon. Pada awal perdagangan Kamis (21/8), saham EURO terpantau melemah 4% ke level Rp240 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham EURO melesat 33,33%, dan sejak awal tahun sudah tumbuh 112,39% year to date (ytd).

Sementara itu, JARR merupakan produsen minyak kelapa sawit (CPO) yang terafiliasi dengan konglomerat asal Kalimantan Selatan, Haji Isam. Saham JARR tercatat melesat 9,45% ke level Rp1.100 per saham pada awal perdagangan hari ini. Dalam sebulan terakhir, saham JARR meroket 143,33%, dan sejak awal tahun telah naik 251,61% ytd.

Adapun TAYS adalah produsen Fast Moving Consumer Good (FMCG) yang fokus pada makanan ringan. Pada Kamis (21/8) pagi, saham TAYS terkoreksi 1,43% ke level Rp69 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham TAYS menguat 36%, dan sejak awal tahun juga naik 36% ytd.