Berita

Erick Thohir Jadi Menpora, Kursi Menteri BUMN Kosong: Nasib BUMN?

87
×

Erick Thohir Jadi Menpora, Kursi Menteri BUMN Kosong: Nasib BUMN?

Sebarkan artikel ini
6bcc50dc91195bc53f7cecceaf63f464.jpg
6bcc50dc91195bc53f7cecceaf63f464.jpg

Jakarta – Penunjukan Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Kabinet Merah Putih memicu spekulasi kuat mengenai masa depan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Keputusan Presiden Prabowo Subianto ini dinilai sebagai sinyal persiapan peleburan Kementerian BUMN dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), sebuah superholding yang menaungi perusahaan pelat merah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah besar terkait reposisi kementerian strategis. “Belum (peleburan), sekarang kan lagi proses yah,” ujar Prasetyo di Istana Negara, Rabu (17/9/2025).

Menurut Prasetyo, Danantara sedang menjalani pembenahan mendasar, baik di sisi manajemen maupun operasional. Transformasi inilah yang membuka ruang bagi pemerintah untuk melakukan perubahan pada struktur kelembagaan kementerian.

“Danantara juga sedang membenahi manajemen dan operasional di BUMN-BUMN kita, dan kemudian di dalam perjalanannya kita perlu melakukan perubahan terhadap kementeriannya. Nanti kita lihat,” paparnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menegaskan peran strategis Danantara dalam menjaga dan mengelola kekayaan bangsa. Ia mengungkapkan, Danantara saat ini menguasai aset senilai 1.000 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 16.310 triliun, menjadikannya salah satu sovereign wealth fund terbesar di dunia.

“Kita telah membentuk sovereign wealth fund, dana investasi kedaulatan kita, namanya Danantara, Daya Anagata Nusantara,” ujar Prabowo dalam sebuah kesempatan, Selasa (22/7/2025).

Prabowo menjelaskan, pemilihan nama Danantara memiliki makna filosofis yang mendalam. Kata “daya” berarti energi, “anagata” berarti masa depan, dan “nusantara” merujuk kepada Indonesia.

Dengan demikian, Danantara diposisikan sebagai simbol energi masa depan bangsa yang bertugas menjaga serta mengelola kekayaan generasi penerus. “Danantara akan menjaga dan mengelola kekayaan anak-anak dan cucu-cucu kita. Danantara sekarang aset yang dikelola lebih dari 1.000 miliar dollar Amerika,” tegas Presiden.