Ecozone

Elitery Tahan Pembagian Dividen, Fokus Perluas Bisnis AI dan Siber

15
×

Elitery Tahan Pembagian Dividen, Fokus Perluas Bisnis AI dan Siber

Sebarkan artikel ini
035d92984d9fa3f4d08eb46c26371863.jpg
035d92984d9fa3f4d08eb46c26371863.jpg

Jakarta – PT Data Sinergitama Jaya Tbk atau Elitery memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Seluruh laba bersih tersebut akan dialokasikan untuk memperkuat fundamental bisnis, pengembangan teknologi, serta mendukung strategi ekspansi pasar perusahaan ke kancah internasional.

Keputusan krusial ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (17/6/2026). Manajemen perseroan menegaskan bahwa langkah ini diambil guna memprioritaskan pertumbuhan jangka panjang di tengah dinamika industri teknologi yang terus berkembang pesat.

Direktur Utama Elitery, Kresna Adiprawira, menjelaskan bahwa dana hasil reinvestasi laba tersebut akan difokuskan secara spesifik pada pengembangan layanan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan penguatan sistem keamanan siber. Menurutnya, kedua sektor tersebut menjadi pilar utama dalam strategi bisnis perusahaan ke depan.

Selain fokus pada inovasi teknologi, Elitery juga tengah menjalankan agenda ekspansi pasar ke kawasan Asia dan Eropa. Langkah awal dari rencana besar ini telah direalisasikan melalui perluasan kehadiran perusahaan di Malaysia dengan mendirikan Elitery Global Technology Sdn Bhd.

Kresna memaparkan bahwa langkah ekspansi ke Malaysia merupakan fondasi strategis bagi perusahaan untuk merambah pasar yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan tingginya permintaan global terhadap layanan cloud, kecerdasan buatan, dan keamanan siber yang terus meningkat di berbagai negara.

Keputusan untuk menahan pembagian dividen juga dimaksudkan untuk memperkuat bantalan likuiditas atau cash buffer perusahaan. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap ketidakpastian ekonomi global serta untuk menjaga fleksibilitas operasional perseroan agar tetap stabil di masa depan.

Manajemen Elitery optimistis bahwa prospek bisnis pada 2026 akan tetap positif, didorong oleh kebutuhan transformasi digital yang masif di berbagai sektor. Perusahaan kini tengah mempercepat pengembangan layanan berbasis AI melalui platform Elipedia dan Elitementor, serta meningkatkan kapabilitas keamanan siber yang bersifat proaktif.

Posisi kompetitif Elitery saat ini didukung oleh berbagai sertifikasi internasional. Perusahaan tercatat sebagai satu-satunya mitra lokal di Indonesia yang memegang sertifikasi Google Cloud Managed Service Provider (MSP) serta Managed Security Services Provider (MSSP).

Pada awal 2026, perseroan juga berhasil meraih AWS Migration Competency Designation. Pencapaian ini semakin mempertegas kapabilitas Elitery dalam menangani layanan migrasi dan transformasi cloud yang memenuhi standar global.

Dari sisi performa keuangan, Elitery mencatatkan kinerja yang cukup impresif sepanjang tahun 2025. Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp33,72 miliar, yang merepresentasikan pertumbuhan signifikan sebesar 30,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan usaha perseroan tercatat mencapai Rp462,86 miliar, dengan laba kotor yang meningkat menjadi Rp124,33 miliar. Selain itu, struktur keuangan perusahaan juga terlihat semakin sehat dengan penurunan total liabilitas sebesar 4,52 persen menjadi Rp138,65 miliar, sementara posisi ekuitas tumbuh 17,84 persen menjadi Rp158,06 miliar.

Kresna menambahkan bahwa fundamental keuangan yang semakin solid memberikan ruang gerak yang lebih leluasa bagi perseroan. Hal tersebut memungkinkan Elitery untuk terus meningkatkan daya saing sebagai perusahaan teknologi asal Indonesia yang mampu beroperasi dengan standar layanan global di pasar internasional.

602acdb592732a9c9f21500ea214cd88.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada awal perdagangan Rabu (17/6/2026), karena saham chip rebound menjelang keputusan suku bunga The Fed. Mengutip Reuters, pada pukul 09.30 ET, indeks Dow Jones Industrial Average naik 11,12 poin, atau 0,02%, ke level 52.010,79, S&P 500 naik 8,44 poin, atau 0,11%, ke level 7.519,79 dan Nasdaq Composite naik 113,22 poin, atau 0,43%, menjadi 26.489,56. Saham-saham produsen chip yang…

ac2404f6397e66a174529f29076c1ef5.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) tengah mencari restu dari pemegang saham. Rencananya perusahaan ini menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 30 Juni 2026. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa logistik terintegrasi ini akan meminta restu dari pemegang saham untuk menggunakan aset perusahaan untuk kebutuhan pembiayaan. “Mata acara dari Rapat adalah membahas kewenangan direksi Perseroan untuk…

5fd8c2072489f42729fe112464d959dd.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) ditutup naik 2,69% pada perdagangan Rabu (17/6/2026) di level Rp 16.200 per saham. Kenaikan harga saham terjadi dalam lima hari terakhir yang telah naik 9,46% dan naik 18,68% di sepanjang tahun ini. Kenaikan harga saham GGRM cukup berbeda dengan pesaing sejenisnya yakni PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang cenderung turun di sepanjang tahun ini. Saham HMSP pada Rabu turun 3,2% di level Rp…

9c8b0c1312d4d8ae0e6037400da1c6e0.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rencana dual listing PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) di Hong Kong melalui skema Hong Kong Depositary Receipt (HDR) disebut menjadi langkah strategis yang dapat memperluas akses pendanaan serta meningkatkan eksposur di pasar global. Dalam aksi korporasi tersebut, EMAS menawarkan sebanyak 89,66 juta HDR dengan harga penawaran HK$ 26,60 per HDR. Masa penawaran berlangsung pada 17 Juni hingga 23 Juni 2026. Langkah ini…