FENESIA – Bagi beberapa mahasiswa baru mungkin mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) menjadi hal cukup membingungkan. Karena, di beberapa kampus KRS di semester awal perkuliahan diisikan oleh pihak kampus, namun di semester 3 kita diharuskan menyusunnya sendiri.
Untuk menyusun KRS mahasiswa haruslah berhati-hati, karena jika salah-salah bisa menyusahkan kita saat di perkuliahan.
Berikut tips untuk mengisi Kartu Rencana Studi:
Perhatikan Nilai Indeks Prestasi (IP)
IP akan menentukan jatah kredit (SKS) yang bisa diambil selama satu semester ke depan. Semakin tinggi IP yang dimiliki, jatah untuk mengambil SKS lebih banyak. Untuk yang memiliki IP yang kurang tinggi, mungkin bisa mengambil mata kuliah yang penting dahulu. Selain itu, mata kuliah yang hanya dibuka pada semester tertentu harus di dahulukan juga.
Konsultasi dengan Pembimbing Akademik
Pembimbing akademis harus tahu mata kuliah apa saja yang kamu ambil. Sebaiknya sebelum isi KRS sempatkan dulu untuk bertemu pembimbing akademis untuk berkonsultasi. Apalagi, jika IP yang dimiliki kurang tinggi, maka konsultasi menjadi hal yang penting agar tidak salah untuk memprioritaskan mata kuliah yang harus diambil terlebih dahulu.
Priotitaskan Mata Kuliah yang Harus Diulang
Jika ada mata kuliah yang belum tuntas dan harus diulang, maka utamakan untuk mengulang mata kuliah tersebut terlebih dahulu. Apalagi, jika mata kuliah tersebut menjadi syarat untuk mengambil mata kuliah berikutnya.







