Jakarta – Aktris Davina Karamoy tengah menjadi perbincangan hangat usai namanya terseret dalam isu orang ketiga di rumah tangga mantan Menpora, Dito Ariotedjo.
Tudingan ini memicu kembali viralnya pernyataan lama Davina terkait perannya sebagai “pelakor” di layar kaca.
Davina mengakui sempat merasa ragu saat menerima tawaran peran sebagai perebut laki orang.
“Jujur, aku sempat mikir dua kali waktu ditawarin peran ini,” ungkap Davina dalam video YouTube Goyang Lidah, yang kembali viral.
Ia menyadari betul stigma negatif yang melekat pada peran tersebut di mata publik.
“Karena kan image pelakor ini udah kayak… ya gitu deh. Pasti banyak yang langsung nge-judge,” jelasnya.
Namun, rasa penasaran dan keinginan untuk mengembangkan kemampuan aktingnya mendorong Davina untuk menerima tantangan tersebut.
Ia melihat peran ini sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan memerankan karakter kompleks dengan dinamika emosi yang kuat.
“Tapi di sisi lain, aku juga mikir ini kesempatan bagus buat aku belajar. Gimana caranya aku bisa bikin penonton tuh merasakan konflik batinnya si karakter ini, kenapa dia sampai melakukan hal itu,” imbuhnya.
Davina mengaku banyak berdiskusi dengan sutradara dan membaca skrip berulang-ulang untuk mendalami karakter tersebut.
Ia berusaha memahami alasan karakter tersebut mengambil keputusan yang dianggap salah oleh orang lain.
“Aku pengen penonton tuh nggak cuma benci, tapi juga bisa sedikit mengerti,” tuturnya.
Selama proses syuting, Davina mengaku sempat merasa tidak nyaman dengan tatapan sinis atau komentar pedas.
Namun, ia berusaha tetap profesional dan fokus pada pekerjaannya.
Kini, tudingan menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Dito Ariotedjo membuat Davina kembali menuai komentar negatif dari warganet.
Ia dituding terlalu terbawa peran hingga menjadi orang ketiga di dunia nyata.







