Beijing – China mengecam keras tindakan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela dan Presiden Nicolas Maduro. Kecaman ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China.
“China sangat terkejut dan mengecam keras penggunaan kekuatan secara terang-terangan oleh Amerika Serikat terhadap negara berdaulat serta tindakan terhadap presidennya,” tegas juru bicara tersebut.
China mendesak AS untuk menghormati hukum internasional. Mereka juga meminta AS menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan dan keamanan negara lain.
“Kami menyerukan kepada Amerika Serikat agar mematuhi hukum internasional serta tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan dan keamanan negara lain,” kata kementerian tersebut.
Menurut China, tindakan AS melanggar hukum internasional. Hal ini juga mencederai kedaulatan Venezuela dan mengancam perdamaian di Amerika Latin.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa AS sempat mempertimbangkan membunuh Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Pernyataan Trump memicu sorotan internasional. Hal ini memperdalam ketegangan terkait tindakan AS di Venezuela.
Caracas – Ledakan terjadi di Caracas, Venezuela, pada Sabtu (3/1/2026). Kepulan asap terlihat di bandara La Carlota setelah kejadian.














