Accra – Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) resmi menunjuk Carlos Queiroz sebagai pelatih kepala tim nasional senior untuk mengarungi sisa kualifikasi menuju Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil untuk mengakhiri kekosongan kursi kepelatihan yang berlangsung selama 72 hari setelah pemecatan Otto Addo.
Kehadiran pelatih berusia 73 tahun ini diharapkan mampu memberikan stabilitas bagi skuad Black Stars yang sempat terpuruk usai hasil minor dalam laga persahabatan melawan Austria dan Jerman pada Maret lalu. Queiroz resmi diumumkan sebagai nakhoda baru pada Senin (13/4/2026).
Penunjukan Queiroz bukanlah tanpa alasan. Pengalaman panjang sang pelatih di kancah internasional menjadi pertimbangan utama GFA. Sosok asal Mozambik ini tercatat telah memimpin berbagai tim nasional, mulai dari Portugal, Iran, Mesir, Jepang, hingga Kolombia.
Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung kelima kalinya secara beruntun bagi Queiroz sebagai pelatih kepala. Rekor impresif ini diharapkan mampu mengangkat mentalitas tim Ghana yang saat ini tergabung dalam grup cukup berat.
Di babak kualifikasi mendatang, Ghana harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh di Grup L, yakni Kroasia, Inggris, dan Panama. Tantangan ini tergolong besar, mengingat Queiroz baru saja meninggalkan jabatannya di tim nasional Oman bulan lalu setelah gagal menembus putaran final Piala Dunia.
GFA menyatakan bahwa keputusan ini telah melalui pertimbangan matang bersama para pemangku kepentingan. Fokus utama Queiroz kini adalah meramu kekuatan tim dalam waktu yang sangat terbatas demi mengembalikan performa terbaik Black Stars di level dunia.







