Jakarta – BYD Motor Indonesia baru saja memperkenalkan teknologi baterai blade generasi kedua.
Teknologi pengisian daya cepat juga diperkenalkan.
Keduanya diklaim meningkatkan jarak tempuh dan mempersingkat waktu pengisian daya.
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menjelaskan baterai blade generasi kedua diluncurkan 5 Maret di China.
Baterai ini mampu menampung daya lebih banyak.
Teknologi ini adalah pengembangan dari baterai blade yang pertama kali diperkenalkan sekitar enam tahun lalu.
Baterai generasi terbaru ini dirancang untuk meningkatkan jarak tempuh kendaraan listrik dan mempercepat pengisian daya.
Eagle menyebut baterai ini mendukung kendaraan mencapai jarak 1.036 km dalam sekali pengisian penuh.
BYD juga memperkenalkan teknologi pengisian cepat.
Teknologi ini mampu mengisi daya dari 10% hingga 70% dalam sekitar lima menit pada kondisi tertentu.
Perusahaan otomotif asal China ini juga mengembangkan sistem pengisian cepat dengan daya hingga 1.500 kW melalui satu konektor.
Tujuannya mempercepat pengisian kendaraan listrik dan mengurangi waktu tunggu.
BYD mencatatkan rekor dunia baru dalam kecepatan pengisian daya.
Pengisian daya dari 10% hingga 70% hanya dalam 5 menit, serta mencapai 97% hanya dalam 9 menit.
Eagle mengatakan BYD berencana memperluas infrastruktur pengisian cepat secara bertahap.
Dimulai dari pasar domestik di China sebanyak 20 ribu fast charging station.
Setelah itu, BYD akan mengembangkannya secara global mulai akhir tahun 2026.
“Generasi baru teknologi ini (baterai dan stasiun pengisian daya cepat) memungkinkan jarak berkendara menjadi lebih jauh sekaligus mendukung kecepatan pengisian yang dapat menyamai waktu pengisian bahan bakar kendaraan konvensional,” kata Eagle.







