Mentawai – Kabar gembira untuk warga Pulau Siberut! Kapal antar pulau, KLM Nade, kembali beroperasi setelah sempat berhenti berlayar.
Bupati Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa, memastikan kapal tersebut kembali melayani rute setelah menerima laporan terkait masalah bahan bakar.
“Merespon tidak jalannya kapal ke Siberut Barat, tadi pagi langsung saya putuskan agar masalah anggaran BBM segera dibereskan,” tegas Rinto, Selasa (19/8).
Kepala Dinas Perhubungan Mentawai, Benny Sinaga, langsung menindaklanjuti perintah tersebut. Pihaknya menyiapkan 4 ton bahan bakar untuk KLM Nade.
“Minyak malam ini jalan ke Mentawai sebanyak 4 ton untuk mengisi minyak kapal KLM Nade,” jelas Benny.
Benny menambahkan, jika tidak ada kendala, bahan bakar akan tiba esok hari. Kapten kapal juga telah diperintahkan untuk kembali melayani rute Sikabaluan-Siberut Barat seperti biasa.
Sebelumnya, terhentinya operasional KLM Nade sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Warga mengeluhkan mahalnya biaya transportasi alternatif menggunakan speedboat yang mencapai Rp300 ribu per orang. Harga ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan KLM Nade yang hanya Rp50 ribu.
“Kami mohon maaf atas adanya kendala layanan yang terjadi, kita berharap kendala ini tidak terjadi,” pungkas Benny.







