Berita

Bulog Pacu Serap Gabah dan Jagung Petani Sulawesi Tengah 2026

152
×

Bulog Pacu Serap Gabah dan Jagung Petani Sulawesi Tengah 2026

Sebarkan artikel ini
bulog-sulteng-targetkan-serap-11.000-ton-beras-lokal-pada-2026
bulog sulteng targetkan serap 11.000 ton beras lokal pada 2026

Palu – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menargetkan penyerapan 11.000 ton beras lokal pada 2026.

Target ini untuk menjaga stok dan stabilitas pangan di wilayah tersebut.

Bulog akan melakukan pengadaan beras melalui dua skema.

Pertama, membeli gabah kering panen (GKP) dari petani seharga Rp6.500 per kilogram.

Kedua, membeli beras langsung dengan harga Rp12.000 per kilogram.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, Jusri, mengatakan pihaknya terus meningkatkan target penyerapan melalui sosialisasi kepada petani.

Selama ini, petani di Sulawesi Tengah lebih banyak menjual hasil panen dalam bentuk beras.

Padahal, Bulog juga membuka penyerapan gabah.

“Hampir seluruh wilayah di Sulawesi Tengah memiliki potensi penyerapan gabah,” ujar Jusri.

Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong diperkirakan akan menjadi daerah yang lebih dulu memasok gabah ke Bulog.

Selain beras, Bulog Sulawesi Tengah juga menaikkan target penyerapan jagung pada 2026.

Target penyerapan jagung tahun ini meningkat signifikan menjadi 3.000 ton, dari sebelumnya hanya sekitar 200 ton.

Harga pembelian jagung di tingkat petani ditetapkan Rp5.500 per kilogram (kadar air 18-20 persen).

Jagung dengan kadar air maksimal 14 persen diserap dengan harga Rp6.400 per kilogram dan langsung disimpan di gudang Bulog.

“Penyerapan hasil pertanian ini kami lakukan secara konsisten sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah,” kata Jusri.

Ia berharap target penyerapan jagung dapat tercapai seiring kondisi harga yang dinilai cukup baik.

Serta meningkatnya harapan petani agar Bulog dapat menyerap hasil panen mereka.

“Saat ini sudah ada mitra dari wilayah Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, yang menghubungi kami dan siap memasok stok jagung ke Bulog. Kami berharap daerah lain juga menyusul,” ujarnya.

Konawe Selatan – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara telah menyerap sekitar 15 ribu ton gabah kering panen (GKP) hingga Oktober 2025.

Sejumlah petani terlihat menurunkan beras dari atas mesin pemanen di areal persawahan Desa Lebo Jaya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Rabu (29/10/2025).

Bulog juga meminta para mitra membeli gabah petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Tujuannya agar kesejahteraan petani semakin meningkat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Sulawesi Tenggara menjelang akhir tahun 2025.