Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan, Rabu (13/8/2025).
Monev ini bertujuan meningkatkan kualitas keamanan pangan di Payakumbuh.
Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Dafrul Pasi, membuka kegiatan di Aula Kopay Dinas Komunikasi dan Informatika Balai Kota Payakumbuh.
Dafrul Pasi menjelaskan Monev merupakan tindak lanjut dari Rapat Advokasi.
Kelurahan Tanjung Pauh, Pasar Ibuh, SMP Negeri 2, dan SMA Negeri 2 Payakumbuh menjadi lokasi pelaksanaan program.
“Melalui program ini, kami berharap kualitas keamanan pangan di lokasi intervensi meningkat dan dapat direplikasi ke wilayah lain,” kata Dafrul Pasi.
Kepala Balai POM Payakumbuh, Iswadi, menyatakan program ini adalah inisiatif nasional untuk meningkatkan pengawasan pangan.
Iswadi menekankan pentingnya pemahaman bahaya pada pangan dan penguatan lima pilar keamanan pangan.
“Data Balai POM menunjukkan 49 sampel pangan jajanan anak sekolah di SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 2 Payakumbuh memenuhi syarat dan bebas dari bahan berbahaya,” tegas Iswadi.
Kader keamanan pangan telah terbentuk di kelurahan untuk sosialisasi dan pengawasan.
Pemko Payakumbuh berharap BPOM terus berkontribusi untuk meningkatkan keamanan pangan, menanggulangi stunting, dan mendorong perekonomian.







