Berita

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob Mengancam Enam Pesisir Wilayah Bali

9
×

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob Mengancam Enam Pesisir Wilayah Bali

Sebarkan artikel ini
fenomena-bulan-purnama-berpotensi-picu-rob-di-bali,-denpasar-jembrana
fenomena bulan purnama berpotensi picu rob di bali, denpasar jembrana

Denpasar – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di enam wilayah pesisir Pulau Bali pada 5 Juni 2026 mendatang. Fenomena pasang maksimum air laut ini diprediksi akan berdampak pada aktivitas masyarakat.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, mengungkapkan bahwa fenomena Bulan Purnama yang terjadi pada 31 Mei 2026 menjadi pemicu utama meningkatnya ketinggian air laut.

“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di wilayah pesisir Bali,” ujar Cahyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6).

Cahyo menjelaskan bahwa waktu terjadinya banjir rob akan bervariasi di tiap daerah. Kondisi tersebut diperkirakan berpotensi mengganggu aktivitas warga, khususnya di sektor pelabuhan, permukiman pesisir, hingga area tambak garam dan perikanan darat.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pasang maksimum air laut ini. Pihaknya juga meminta warga untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim resmi dari BMKG Wilayah III.

Adapun enam wilayah yang masuk dalam daftar potensi terdampak banjir rob meliputi:

  1. Pesisir Selatan Jembrana
  2. Pesisir Selatan Kabupaten Tabanan
  3. Pesisir Kabupaten Badung
  4. Pesisir Kota Denpasar
  5. Pesisir Kabupaten Gianyar
  6. Pesisir Selatan Kabupaten Klungkung.