Berita

BI Tingkatkan Pasokan Uang Tunai Jelang Nataru, Fokus Sumatera

58
×

BI Tingkatkan Pasokan Uang Tunai Jelang Nataru, Fokus Sumatera

Sebarkan artikel ini
bi-pastikan-ketersediaan-uang-tunai-di-wilayah-terdampak-banjir-sumatera
bi pastikan ketersediaan uang tunai di wilayah terdampak banjir sumatera

Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyiapkan amunisi tambahan untuk kebutuhan uang tunai masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Pasokan ditingkatkan hingga 36 persen.

Prioritas utama penyaluran adalah wilayah Sumatera yang terdampak banjir. BI memastikan ketersediaan uang tunai tetap terjaga di daerah-daerah yang aktivitas ekonominya terganggu akibat bencana.

Deputi Gubernur BI, Ricky Perdana Gozali, menyatakan peningkatan pasokan uang tunai ini sejalan dengan proyeksi lonjakan kebutuhan masyarakat pada akhir tahun.

“Tahun ini kami perkirakan akan terjadi peningkatan terhadap jumlah penukaran karena kondisi ekonomi dan sosial yang baik secara umum, sehingga kami melakukan peningkatan terhadap modal penukaran sebesar 36 persen,” ujar Ricky dalam konferensi pers daring, Rabu (17/12/2025).

BI memperkirakan pasokan uang tunai untuk Nataru 2025/2026 mencapai sekitar Rp181,83 triliun. Angka ini didasarkan pada data Nataru 2024/2025 sebesar Rp133,7 triliun.

Ratusan triliun rupiah tersebut akan disalurkan melalui 46 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia melalui Program Seruni (Semarak Rupiah Natal dan Tahun Baru) yang berlangsung pada 8—23 Desember 2025.

Distribusi uang tunai di wilayah bencana dilakukan melalui kantor perwakilan BI di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, termasuk kantor perwakilan di Lhokseumawe, Sibolga, Pematang Siantar, dan Padang.

BI juga menambah pengiriman uang rupiah ke wilayah terdampak banjir dengan memanfaatkan berbagai moda transportasi alternatif, dengan dukungan pemerintah daerah, TNI, dan Kepolisian.