Ecozone

BI Rate Naik Jadi 5,50%, Bank Fokus Jaga Likuiditas dan Efisiensi

24
×

BI Rate Naik Jadi 5,50%, Bank Fokus Jaga Likuiditas dan Efisiensi

Sebarkan artikel ini
a755bd54bec7c2e6417da23c5f8eaf0c.jpg
a755bd54bec7c2e6417da23c5f8eaf0c.jpg

Jakarta – Kebijakan Bank Indonesia dalam menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,50% direspons secara strategis oleh pelaku industri perbankan digital. PT Krom Bank Indonesia Tbk memandang langkah otoritas moneter tersebut sebagai sinyal positif untuk menjaga stabilitas pasar keuangan sekaligus upaya nyata dalam mengendalikan laju inflasi.

Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan, menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun langkah antisipatif untuk merespons dampak kenaikan suku bunga tersebut terhadap operasional bank ke depan. Fokus utama perseroan saat ini terletak pada penguatan manajemen risiko guna mengelola potensi kenaikan biaya dana atau cost of fund agar tetap terkendali.

Dalam upaya menjaga stabilitas biaya dana, Anton menjelaskan bahwa bank akan memprioritaskan penguatan likuiditas serta penghimpunan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA). Strategi ini ditempuh agar biaya dana tetap stabil sehingga bank tidak perlu menaikkan suku bunga kredit secara agresif yang berisiko menekan margin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM).

Lebih lanjut, Anton mengungkapkan bahwa Krom Bank berkomitmen untuk mempertahankan tingkat suku bunga deposito yang berlaku saat ini sebagai bagian dari strategi pengelolaan dana yang prudent. Pihaknya secara aktif terus melakukan benchmarking terhadap kondisi pasar dan dinamika pergerakan industri guna menjaga keseimbangan antara daya saing penawaran produk serta keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Dari sisi profitabilitas, manajemen Krom Bank masih terus melakukan observasi dan analisis mendalam terhadap dampak kenaikan BI Rate terhadap kinerja keuangan perusahaan. Di tengah situasi pasar yang menantang, bank akan terus mengoptimalkan penghimpunan dana murah melalui ekosistem digital yang telah dikembangkan.

Langkah penyesuaian juga dilakukan untuk menjaga kualitas aset perusahaan. Bank menegaskan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko yang ketat dalam setiap penyaluran kredit. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan potensi munculnya risiko kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) di tengah fluktuasi ekonomi.

Anton mengakui bahwa kenaikan BI Rate berpotensi memberikan tekanan terhadap margin bunga bersih perbankan secara umum. Namun, ia memastikan bahwa pihak manajemen akan mengedepankan efisiensi biaya dana untuk menjaga margin bunga tetap stabil, sekaligus memastikan suku bunga kredit yang ditawarkan kepada nasabah tetap kompetitif.

Terkait prospek ke depan, Krom Bank tetap mencermati potensi melandainya NIM seiring dengan tren kenaikan suku bunga acuan. Fokus utama perusahaan adalah menjaga efisiensi biaya dana agar margin tetap terjaga di tengah kompetisi industri yang semakin ketat.

Perlu diketahui bahwa Krom Bank sendiri mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan perolehan 1 juta rekening hingga April 2026. Selain itu, bank digital ini juga tengah menjalankan strategi ekspansi yang agresif dengan membidik segmen pasar generasi Z dan milenial sebagai basis nasabah utama mereka dalam ekosistem perbankan digital.

9c8b0c1312d4d8ae0e6037400da1c6e0.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rencana dual listing PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) di Hong Kong melalui skema Hong Kong Depositary Receipt (HDR) disebut menjadi langkah strategis yang dapat memperluas akses pendanaan serta meningkatkan eksposur di pasar global. Dalam aksi korporasi tersebut, EMAS menawarkan sebanyak 89,66 juta HDR dengan harga penawaran HK$ 26,60 per HDR. Masa penawaran berlangsung pada 17 Juni hingga 23 Juni 2026. Langkah ini…

ae893c3205f6d4dee371db6e2f54ed15.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot terus tertekan hingga akhir perdagangan hari ini. Rabu (17/6/2026), rupiah ditutup di level Rp 17.762 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,21% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.725 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Hingga pukul 15.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di…

0d44ff5c777acf31f3f0df876cc9f743.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah siang ini setelah dibuka menguat pada awal perdagangan. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,84% atau terpangkas 52,49 poin ke level 6.202,46 pada perdagangan sesi I, Rabu (17/6/2026). IHSG tertekan pelemahan mayoritas indeks sektoral yang dipimpin sektor perindustrian 2,15%, energi 1,97%, transportasi 1,45%, teknologi 1,29%,. barang baku…

33e25ff2e4971ab1a821a5342841162a.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dinilai masih menjanjikan hingga akhir 2026 seiring kontribusi penuh bisnis energi terintegrasi di Singapura, peningkatan kapasitas kilang, diyakini dapat menopang pertumbuhan kinerja konglomerasi ini. Pada kuartal I-2026, BRPT mencatatkan lonjakan kinerja seiring dengan kontribusi kuat dari operasi kilang minyak di Singapura. Seperti diketahui, anak usaha BRPT, yakni PT Chandra Asri…

5d16133cb50c767c42cfeb7e0d6c6a75.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk berencana mengambil alih mayoritas saham PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (AEII) sebagai bagian dari penyesuaian struktur konglomerasi keuangan grup Maybank di Indonesia. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Maybank Indonesia bersama manajemen AEII telah mengumumkan rencana pengambilalihan saham tersebut melalui surat kabar pada 15 Juni…