Serang – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mewanti-wanti yayasan dan mitra untuk tidak membentuk koperasi yang hanya memonopoli pasokan bahan pangan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Hal ini disampaikan Nanik dalam acara Sinergi Ekonomi Kerakyatan di Kota Serang, Banten.
“Ini Yayasan – Mitra malah bikin koperasi, aneh-aneh aja,” kata Nanik.
Menurutnya, koperasi harus benar-benar koperasi, bukan sekadar kedok mencari untung.
Perpres 115/2025 pasal 38 ayat 1 mengatur program Makan Bergizi Gratis (MBG) prioritaskan produk dalam negeri dan libatkan UMKM, koperasi, serta BUMDesa.
Nanik mengaku sering menerima laporan mitra membuat koperasi sendiri untuk pasok bahan baku pangan ke SPPG.
“Mereka membentuk koperasi hanya sebagai kedok untuk memonopoli pasokan bahan baku,” ujarnya.
Program MBG, lanjutnya, tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis segelintir pihak.
Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat (PPM) BGN, Tengku Syahdana, menambahkan timnya temukan masalah tata kelola dapur MBG.
Masalahnya seperti dominasi pihak tertentu dalam pengambilan keputusan dan pasokan bahan pangan.
“Ada Kepala SPPG yang bapaknya punya jabatan atau punya konflik kepentingan, ingin memilih supplier sendiri,” ujarnya.
Nanik menegaskan, SPPG wajib prioritaskan bahan pangan dari petani, peternak, nelayan kecil, dan pelaku usaha lokal di sekitar dapur.
“Kita memberikan solusi, misalnya petani supaya dia bisa masuk di SPPG, mereka dapat berkumpul 10 sampai 15 orang untuk membuat perkumpulan Usaha Dagang atau UD,” kata Nanik.
Setiap dapur SPPG minimal harus melibatkan 15 supplier untuk mencegah monopoli.
“Kalau hanya satu sampai lima supplier, akan kita suspend,” tegas Nanik.
Setiap jenis bahan pangan harus disuplai oleh pelaku usaha yang berbeda.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyatakan pemerintah daerah siap mendukung pengawasan pelaksanaan program MBG.
“Kami akan memfasilitasi koordinasi lintas instansi untuk memastikan program MBG di Serang dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat ekonomi bagi Masyarakat,” ujarnya.













