BeritaInternasional

Belanda Usir Dua Diplomat Rusia Terkait Aksi Spionase

226
×

Belanda Usir Dua Diplomat Rusia Terkait Aksi Spionase

Sebarkan artikel ini
Rusia
Foto : Internet

FENESIA – Pemerintah Belanda berhasil membongkar jaringan mata-mata Rusia yang sedang menyusup sebagai diplomat ke negaranya.

Jaringan tersebut diduga ditugaskan untk memata-matai industri teknologi canggih negara kincir angina tersebut.

Untuk menindaklanjuti aksi tidak terpuji tersebut, Belanda langsung melakukan pengusiran terhadap dua diplomat ‘abal-abal’ tersebut. Otoritas Rusia mengatakan tindakan ini perlu dilakukan untuk memprovokasi dan sebagai pernyataan akan melakukan tindakan balasan.

Badan Intelijen dan Keamanan Belanda, AIVD menjelaskan dalam pernyataannya bahwa pihaknya baru-baru ini berhasil membongkar jaringan spionase yang melibatkan dua warga Rusia, yang ternyata merupakan diplomat yang bertugas di Den Haag.

Menurut AIVD, salah satu dari keduanya menargetkan orang-orang yang bekerja di bidang teknologi tinggi Belanda, yang berurusan dengan teknologi seperti  kecerdasan buatan dan nanoteknologi. Kedua jenis teknologi tersebut nantinya diperkirakan akan sangat berguna dalam bidang keamanan sipil dan militer.

Sebagai tindak lanjut, Menteri Dalam Negeri Belanda, Karin Ollongren, mengatakan telah memanggil Duta Besar Rusia melalui Kementerian Luar Negeri Belanda.

“Jaringan mata-mata kemungkinan besar menyebabkan kerusakan pada organisasi-organisasi di mana sumber-sumber mereka sedang atau pernah aktif dan dengan demikian, kemungkinan juga terhadap perekonomian dan keamanan nasional Belanda,” ungkap Ollongren.

Dengan terungkapnya aksi spionase Rusia terhadap pemerintahan Belanda ini semakin menaikkan ketegangan hubungan diplomatik diantara keduanya. Sebelumnya, hubungan kedua negara ini sudah mulai memburuk  sejak ditembak jatuhnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 tahun 2014 lalu.

Friska Aprilliana