Berita

Bawaslu Lima Puluh Kota Perkuat Kelembagaan Pemilu Demokratis

87
×

Bawaslu Lima Puluh Kota Perkuat Kelembagaan Pemilu Demokratis

Sebarkan artikel ini
bawaslu-lima-puluh-kota-perkuat-kelembagaan-pemilu-untuk-demokrasi
bawaslu lima puluh kota perkuat kelembagaan pemilu untuk demokrasi

Payakumbuh – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu di salah satu hotel di Payakumbuh, Rabu (13/8/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat lembaga pengawas pemilu dan membangun sinergi dengan berbagai pihak.

Komisioner Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi, menyoroti pentingnya pendidikan politik sejak dini untuk mengatasi pragmatisme masyarakat dalam pemilu.

“Banyak yang masih menganggap pemilu sekadar datang ke TPS dan mencoblos, lalu bertanya apa keuntungan yang didapat,” ujar Khadafi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Yoriza Asra, menegaskan kegiatan ini dilaksanakan di luar tahapan pemilu untuk menjaga eksistensi Bawaslu.

“Kami ingin Bawaslu tetap aktual dan relevan, bukan hanya hadir saat tahapan pemilu berlangsung,” kata Yoriza.

Kegiatan ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 yang menekankan pentingnya membangun lembaga demokrasi yang kuat.

Khadafi juga mengajak peserta memahami dinamika kelembagaan pemilu pasca Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang mengatur pemisahan antara pemilu nasional dan pemilu lokal.

Sejumlah narasumber hadir dalam kegiatan ini, termasuk Sekretaris Jenderal KIPP Indonesia, Kaka Sumitra, dan Dosen Hukum Tata Negara Tri Sakti Jakarta, Dr. Radian Syam.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Sekda Kabupaten Limapuluh Kota, Herman Azmar, Ketua DPRD Doni Ikhlas, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Ucok Namara, Kapolres Limapuluh Kota, dan Kapolres Payakumbuh.