Berita

Basarnas Evakuasi Warga Lumajang, Antisipasi Erupsi Susulan Semeru

92
×

Basarnas Evakuasi Warga Lumajang, Antisipasi Erupsi Susulan Semeru

Sebarkan artikel ini
sekitar-300-warga-dievakuasi,-antisipasi-letusan-susulan-gunung-semeru
sekitar 300 warga dievakuasi, antisipasi letusan susulan gunung semeru

Lumajang – Basarnas mempercepat evakuasi warga Lumajang, Jawa Timur, menyusul meningkatnya aktivitas Gunung Semeru. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi letusan susulan.

Personel dari Pos SAR Jember telah diterjunkan untuk membantu proses evakuasi.

“Kami sudah memberangkatkan personel dari Pos SAR Jember untuk membantu evakuasi warga,” kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, Rabu (19/11).

Tim gabungan dari BNPB, BPBD, TNI/Polri, dan Basarnas Pos SAR Jember turut serta dalam operasi ini. Mereka disiagakan di sejumlah titik untuk memastikan evakuasi berjalan lancar, terutama bagi kelompok rentan.

Hingga saat ini, sekitar 300 warga telah dievakuasi ke lokasi pengungsian. Beberapa lokasi pengungsian yang disiapkan antara lain Balai Desa Oro-oro Ombo, Balai Desa Penanggal, dan SD 2 Supiturang.

Selain evakuasi, Basarnas juga memantau aliran sungai untuk mengantisipasi banjir lahar dingin.

“Malam ini tim juga melaksanakan pemantauan antisipasi bila terjadi hujan yang bisa mengakibatkan banjir lahar dingin,” ujar Edy.

Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan, Gunung Semeru meletus pada pukul 16.00 WIB. Tinggi kolom letusan mencapai 2.000 meter di atas puncak.

Saat ini, status Gunung Semeru berada pada Level IV (Awas). Pemerintah dan Badan Geologi terus memantau aktivitas gunung tersebut.