Ecozone

Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Perkuat Daya Tarik Rupiah

9
×

Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Perkuat Daya Tarik Rupiah

Sebarkan artikel ini
9ecdb79ea64496e72064d7ebadb43639.jpg
9ecdb79ea64496e72064d7ebadb43639.jpg

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengambil langkah strategis menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate menjadi 5,25 persen. Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya memperkuat daya tarik instrumen investasi rupiah sekaligus mengundang kembali aliran modal asing ke pasar keuangan domestik di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan respon atas kondisi global yang terjebak dalam tren suku bunga tinggi dalam jangka waktu lama atau higher for longer. Fenomena meningkatnya imbal hasil atau yield obligasi pemerintah Amerika Serikat, inflasi AS yang tinggi, serta penguatan dolar AS menjadi pemicu utama langkah tersebut.

Destry menjelaskan, intervensi pasar yang dilakukan BI sebelumnya dinilai belum cukup untuk membentengi nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, otoritas moneter terpaksa menggunakan instrumen suku bunga untuk menstabilkan kondisi pasar.

“Kenaikan BI-Rate memang harus kami lakukan karena menghadapi situasi global yang seluruhnya sudah meningkat,” ujar Destry saat menghadiri Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Meski menaikkan suku bunga, BI menegaskan tetap berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Bank sentral memastikan likuiditas di pasar tetap terjaga melalui kebijakan ekspansif yang berjalan beriringan dengan kebijakan moneter ketat.

Salah satu langkah yang ditempuh BI adalah melalui penyaluran insentif likuiditas makroprudensial (KLM). Per pekan pertama Mei 2026, BI tercatat telah menyalurkan insentif sebesar Rp 424,7 triliun kepada perbankan.

Insentif tersebut ditujukan bagi bank yang aktif menyalurkan kredit ke sektor-sektor strategis serta perbankan yang mampu menetapkan suku bunga kredit sesuai dengan arah kebijakan Bank Indonesia. Dengan kombinasi ini, BI berharap stabilitas nilai tukar tetap terjaga tanpa mengorbankan geliat ekonomi di sektor riil.

3f6c981bed7d0c8aaa68161cc77f9b1a.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) melalui anak usahanya, FolagoPro sukses menjual habis tiket konser Westlife 25: The Anniversary World Tour Live in Jakarta dalam waktu kurang dari 12 jam. Konser yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 23 Januari 2027 itu ludes terjual pada hari pertama penjualan umum yang dibuka Jumat (23/5) pukul 10.00 WIB. Direktur Utama Folago Global Nusantara Subioto…

25f48473e880642c9ccf77caa3ecc9f6.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Rupiah spot terus melemah pada perdagangan Senin (25/5/2026) siang. Pukul 12.08 WIB, rupiah spot ada di level Rp 17.723 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,06% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 17.717 per dolar AS. Di Asia, hanya rupiah yang melemah terhadap dolar AS siang ini, dengan pelemahan 0,06%. Sedangkan mayoritas mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand mencatat penguatan terbesar…