Berita

Bandung Terapkan Pengelolaan Sampah RT, Kurangi Beban TPA

114
×

Bandung Terapkan Pengelolaan Sampah RT, Kurangi Beban TPA

Sebarkan artikel ini
bandung-kembangkan-pengelolaan-sampah-berbasis-rt-kurangi-beban-di-tpa
bandung kembangkan pengelolaan sampah berbasis rt kurangi beban di tpa

Bandung – Pemerintah Kota Bandung menerapkan model pengelolaan sampah berbasis Rukun Tetangga (RT) untuk mengatasi masalah sampah yang mencapai 1.500 ton per hari.

Langkah ini diambil dengan menggandeng Program ISWMP untuk mewujudkan pengelolaan sampah dari sumbernya.

Empat RT di Cigondewah Kaler, Rancanumpang, Nyengseret, dan Kujangsari menjadi percontohan pemilahan sampah. Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan kesiapan warga dan dukungan dari RT/RW setempat.

Hasil awal menunjukkan perubahan positif, di mana seluruh rumah tangga di Cigondewah Kaler dan Rancanumpang telah memilah sampah.

Sampah organik diolah menjadi kompos atau pakan maggot, sementara sampah anorganik disalurkan ke bank sampah.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menekankan pentingnya fasilitas TPST baru untuk mengurangi volume sampah ke TPA Sarimukti.

“Kondisi kiriman di Sarimukti juga dibatasi 140 rit sehari. Padahal dalam sehari kita bisa di 154 rit,” ujar Iskandar.

Praktik baik dari empat RT percontohan ini diharapkan menjadi fondasi perluasan Kawasan Bebas Sampah (KBS). Pemerintah Kota Bandung sedang menyusun rencana strategis untuk memperkuat kapasitas kader lingkungan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kabupaten Bandung Barat, Enung Masruroh, menilai pendekatan rumah tangga ini sejalan dengan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Pendampingan intensif dan edukasi tatap muka terbukti efektif mendorong perubahan perilaku warga.