Bandung – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membawa dampak ganda bagi Kota Bandung. Pendapatan Asli Daerah (PAD) melampaui target, namun masalah sosial dan kebersihan justru meningkat.
Pemkot Bandung akan segera menggelar operasi penertiban tunawisma. Langkah ini diambil menyusul banyaknya keluhan warga terkait masalah kebersihan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menerima langsung keluhan warga saat melakukan patroli. Warga mengeluhkan bau menyengat yang berasal dari kotoran manusia.
Kondisi ini ditemukan di sejumlah kawasan strategis, seperti Braga dan Taman Vanda. Bahkan, gedung kosong di Jalan Asia Afrika juga disalahgunakan.
Solusi dari Pemkot Bandung tidak hanya menambah toilet umum. Penertiban tunawisma dan manusia gerobak akan menjadi prioritas utama.
“Solusinya, yang pertama kita lakukan adalah operasi penertiban homeless dan manusia gerobak. Jumlahnya memang cukup banyak,” tegas Farhan, Selasa (13/1/2026).
Pembersihan menyeluruh juga akan dilakukan di area yang sering dijadikan tempat buang air besar.
Meski menghadapi masalah kebersihan, Farhan tetap mengapresiasi dampak positif dari libur Nataru. PAD Kota Bandung berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
“Selama dua minggu liburan Nataru memang ada dampak yang mengerikan dari sisi kebersihan, tapi alhamdulillah PAD kita di atas target,” ungkapnya.













