Life

Bahlil Lahadalia Puji MBG, Ungkap Pengalaman Busung Lapar Saat Kuliah

171
×

Bahlil Lahadalia Puji MBG, Ungkap Pengalaman Busung Lapar Saat Kuliah

Sebarkan artikel ini
fc0a2a5aaa44c55ae4a558336e34574b.jpg
fc0a2a5aaa44c55ae4a558336e34574b.jpg

Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmen penuh partainya untuk mengawal program prioritas pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilainya mulia dan krusial untuk masa depan bangsa. Bahlil bahkan berbagi pengalaman pribadinya yang pernah mengalami busung lapar saat kuliah karena kekurangan gizi, menjadi alasan kuat dukungannya terhadap program ini. Program unggulan tersebut tercatat telah menjangkau 36,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia dan mendapat pengawasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui penunjukan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus.

Dalam acara syukuran HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta pada Senin (20/10/2025), Bahlil mengungkapkan, “Kebetulan saya pernah dulu merasakan waktu proses sekolah tidak terlalu mendapatkan makanan yang bergizi. Satu waktu kuliah pernah busung lapar.” Pengalaman tersebut mendorongnya untuk melihat program MBG sebagai inisiatif penting dalam meningkatkan gizi dan kecerdasan anak-anak Indonesia.

Menteri ESDM tersebut memastikan bahwa Partai Golkar beserta seluruh kadernya di kabinet akan bekerja keras mendukung berbagai program prioritas Presiden Prabowo. Selain MBG, dukungan juga diberikan untuk program sekolah rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, swasembada energi, hingga ketahanan pangan nasional. “Kita juga konsisten mengawal berbagai kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, melaporkan bahwa program MBG dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah diterima oleh 36,7 juta orang. Data BGN menunjukkan jangkauan program ini tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan.

Dadan menambahkan, jumlah dapur MBG atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang beroperasi telah mencapai 12.508 unit. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis masih berjalan sesuai jalur yang telah ditetapkan.

Untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan program ini, Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benjamin Paulus Octavianus, untuk memantau langsung pelaksanaannya. Penugasan tersebut diumumkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam temu media di Gedung Kemenkes pada Jumat (17/10/2025).

Kementerian Kesehatan, di bawah koordinasi Wamenkes Benny, akan memberikan dukungan penuh agar program MBG berjalan lancar di lapangan. “Bapak Presiden itu kan punya beberapa program utama. Tadi kita juga baru tahu ya, baru saja ditelepon Pak Mensesneg bahwa dokter Benny disuruh pegang program Makan Bergizi Gratis,” jelas Budi.

Budi Gunadi Sadikin juga menjelaskan bahwa keberhasilan program MBG diharapkan akan membawa dampak luas terhadap penurunan berbagai masalah kesehatan masyarakat dalam jangka panjang. Ini mencakup penurunan angka TBC, stunting, hingga kematian ibu dan anak.

Pembagian tugas antara dua Wamenkes kini semakin jelas. Wamenkes Dante Saksono Harbuwono akan berfokus pada program Cek Kesehatan Gratis yang terkait erat dengan penyakit tidak menular seperti jantung dan diabetes. “Gizi itu ada hubungannya sama TBC, stunting, infeksi, sampai kematian ibu dan anak. Jadi kalau program Makan Bergizi Gratis berhasil, semua itu bisa turun drastis,” pungkas Budi.

89cdc83b2ef262c6a983d187cdd9fc78.jpg
Life

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) terus mengalami perlambatan tahun ini. Usai meningkatnya bunga acuan (BI Rate) ke level 5,5%, perlambatan KKB dikhawatirkan akan terus berlanjut. Data Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran KKB pada beberapa bulan terakhir ini masih mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan periode sama di tahun lalu. Misalnya pada April 2026, BI mencatat penyaluran KKB terkontraksi 9%…