Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pelemahan selama tiga hari berturut-turut setelah ditutup melemah 0,68 persen ke level 6.858,89 pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Tekanan jual yang masif dari investor asing menjadi pemicu utama koreksi indeks pada hari ini.
Data Bursa Efek Indonesia mencatat investor asing melakukan aksi jual bersih atau net sell jumbo mencapai Rp 931,89 miliar di seluruh pasar. Besarnya aliran dana keluar ini sejalan dengan mayoritas saham yang bergerak di zona merah.
Sebanyak 463 saham mengalami pelemahan, sementara hanya 207 saham yang mampu menguat dan 151 saham lainnya stagnan. Total volume perdagangan mencapai 32,98 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 16,29 triliun.
Secara sektoral, pelemahan indeks dipimpin oleh sektor kesehatan, perindustrian, infrastruktur, barang konsumer primer, properti dan real estate, serta teknologi. Sebaliknya, sektor barang baku, transportasi, keuangan, dan energi masih mampu bertahan di zona hijau di tengah tekanan pasar.
Adapun saham dengan nilai net sell asing terbesar pada perdagangan hari ini adalah:
1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 217,76 miliar
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 181,74 miliar
3. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 173,97 miliar
4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 140,11 miliar
5. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 57,21 miliar
6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 50,53 miliar
7. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 49,89 miliar
8. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 42,78 miliar
9. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 23,12 miliar
10. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 18,84 miliar







