Ecozone

AS dan Iran Reda, IHSG Menguat Signifikan hingga 4 Persen

17
×

AS dan Iran Reda, IHSG Menguat Signifikan hingga 4 Persen

Sebarkan artikel ini
cc287462af4d987bc0a247f8a91f41e0.jpg
cc287462af4d987bc0a247f8a91f41e0.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada awal perdagangan pekan ini. Kenaikan indeks terjadi seiring dengan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah tercapainya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Berdasarkan data IDX Mobile pada Senin (15/6/2026), IHSG dibuka menguat sebesar 2,10 persen ke level 6.133. Tren positif tersebut terus berlanjut hingga pukul 11.08 WIB, di mana indeks melesat lebih dari 4 persen dan menyentuh posisi 6.253.

Ekonom Universitas Brawijaya, Noval Adib, menilai bahwa penguatan yang terjadi selama empat hari berturut-turut ini didorong oleh kombinasi sentimen eksternal dan internal yang semakin kondusif. Menurutnya, kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat menjadi katalis utama dari sisi eksternal yang mampu menenangkan pasar global.

Noval menjelaskan bahwa faktor internal memiliki pengaruh yang lebih dominan dalam mendorong sentimen positif investor. Salah satu sorotan utama pasar adalah langkah pemerintah yang mulai menunjukkan keseriusan dalam melakukan efisiensi anggaran, terutama pada program-program yang dinilai tidak mendesak.

Pemerintah dipandang mulai berupaya memperbaiki kondisi fiskal dengan melakukan efisiensi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan moratorium pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah tersebut memberikan kepercayaan lebih kepada pelaku pasar terhadap pengelolaan anggaran negara.

Dukungan internal lainnya telah terlihat sejak otoritas moneter, yakni Bank Indonesia (BI), mengambil kebijakan mendadak dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,5 persen pada 9 Juni 2026. Kebijakan tersebut direspons positif oleh pasar dengan kenaikan sekitar 7 persen.

Selain itu, terdapat sejumlah kebijakan strategis lain yang turut memengaruhi pasar, seperti penghentian atau penangguhan kebijakan ekspor komoditas satu pintu. Noval menambahkan bahwa faktor internal ini lebih krusial karena berita perdamaian di Timur Tengah baru muncul dalam dua hari terakhir, sementara pemulihan domestik sudah dimulai sebelumnya.

Terkait prospek jangka pendek, Noval memprediksi IHSG akan terus bergerak menguat dan menutup perdagangan Senin di kisaran 4 persen. Meski demikian, ia menekankan bahwa penguatan selama tiga hari terakhir belum cukup untuk menyimpulkan bahwa pasar telah sepenuhnya pulih atau rebound.

Kondisi pasar baru dapat dikategorikan membaik jika tren kenaikan terjadi secara konsisten setidaknya selama satu pekan perdagangan. Jika IHSG mampu mempertahankan posisi hijau dalam tiga hari ke depan, maka harapan akan perbaikan kondisi ekonomi nasional menjadi lebih realistis.

Sebelumnya, pasar modal domestik mengalami tekanan berat akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan AS-Israel dan Iran sejak Februari 2026. Ketidakpastian global tersebut diperparah oleh kondisi domestik yang sempat diwarnai oleh kebijakan pemerintah yang dinilai inkonsisten, pelebaran defisit APBN, serta arus modal keluar yang deras.

Dinamika tersebut sempat menyeret IHSG dari level 8.000-an pada awal tahun 2026 ke bawah posisi 6.000 pada Juni 2026. Selain itu, nilai tukar rupiah sempat menyentuh titik terendah dalam sejarah dengan menembus level Rp 18.000 per dolar AS. Saat ini, pasar mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan pasca-intervensi kebijakan yang lebih terukur.

236a9a08776900c24597a80fc02a9dd7.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5,5% membuat banyak bank kelimpungan untuk menstabilkan bisnisnya. Bank-bank dengan modal inti kecil dinilai jadi yang paling tertekan. Bank dalam Kelompok Bank Modal Inti 1 (KBMI 1) saat ini semakin dipaksa untuk tergerus dalam persaingan industri yang semakin ketat. Dengan naiknya BI Rate, bank kecil harus memilih antara menambah modal atau melakukan merger. Guru besar ekonomi…

467266c0618ec330cdefcc91b13ea812.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sucor Sekuritas menilai peluang penguatan pasar saham Indonesia masih terbuka meski dibayangi berbagai sentimen negatif, mulai dari ketidakpastian global hingga kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi domestik. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan diproyeksikan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level 6.700 dalam beberapa bulan mendatang. Senior Technical, Analyst Sucor Sekuritas Reyhan…

159b4b46f901e7419491e41d3bd9f2d4.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli pada perdagangan awal pekan ini ditopang sejumlah sentimen positif terutama meredanya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Timur Tengah. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melesat 4,12% atau bertambah 247 poin ke level 6.254,96 pada penutupan perdagangan, Senin (15/6/2026). Sepanjang perdagangan kemarin IHSG bergerak di zona hijau dengan…

5840e3d34d63a6635ba462c8c0e8a519.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Harga minyak dunia jatuh hampir 5% pada perdagangan Senin (15/6/2026) dan menyentuh level terendah dalam tiga bulan terakhir setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa AS dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Pasar merespons positif kabar tersebut karena kesepakatan itu juga mencakup rencana pembukaan…