Techno

Apple Kembangkan MacBook Pro Versi Terjangkau untuk Perluas Pasar

11
×

Apple Kembangkan MacBook Pro Versi Terjangkau untuk Perluas Pasar

Sebarkan artikel ini
8e0bdd8e555901ac42ce1b24d372f260.jpg
8e0bdd8e555901ac42ce1b24d372f260.jpg

Cupertino – Apple dikabarkan tengah merancang strategi untuk memperluas pangsa pasar laptopnya melalui pengembangan MacBook Pro versi lebih terjangkau yang dijadwalkan meluncur pada paruh pertama tahun 2027.

Langkah strategis ini diambil perusahaan untuk merespons tren kenaikan harga perangkat keras yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan laporan yang beredar pada Kamis, [2/7], Apple saat ini tengah memproses pengembangan perangkat dengan nama kode internal K104.

Perangkat baru ini diproyeksikan akan mengisi segmen kelas bawah, sebuah pergeseran signifikan bagi lini MacBook Pro yang selama ini dikenal sebagai produk premium dengan harga tinggi.

Keputusan untuk menghadirkan varian yang lebih ekonomis ini muncul di tengah tekanan biaya produksi yang sempat diakui oleh CEO Apple, Tim Cook.

Tantangan dalam rantai pasok global menjadi faktor utama yang memicu lonjakan harga pada berbagai lini produk perusahaan.

Sebagai perbandingan, harga MacBook Pro dengan kapasitas penyimpanan 1 TB tercatat mengalami kenaikan dari 1.699 dolar AS atau sekitar Rp 30,51 juta menjadi 1.999 dolar AS atau setara Rp 35,90 juta.

Spekulasi yang berkembang menyebutkan bahwa Apple berupaya memberikan alternatif kompetitif bagi konsumen yang mencari performa tinggi namun dengan harga yang lebih masuk akal.

Selain fokus pada pengembangan laptop, Apple juga dilaporkan tengah menyiapkan empat model terbaru iPad Pro yang akan ditenagai oleh cip dengan performa yang telah ditingkatkan.

Seluruh perangkat tersebut ditargetkan akan mulai diperkenalkan kepada publik pada paruh pertama tahun depan.

Bersamaan dengan peluncuran tersebut, Apple dikabarkan sedang mematangkan prosesor M7 yang akan menjadi generasi terbaru dalam keluarga Apple Silicon untuk perangkat Mac.

Pengembangan ini menjadi kelanjutan dari langkah inovasi perusahaan setelah sebelumnya merilis iPad Pro pada Oktober 2025.

Perusahaan juga tercatat telah memperkenalkan MacBook Pro kelas atas dan MacBook Neo pada Maret 2026.

MacBook Neo sendiri merupakan laptop dengan harga lebih terjangkau yang mengandalkan cip A18, sebuah prosesor yang awalnya dirancang khusus untuk perangkat iPhone.

Hingga saat ini, pihak Apple belum memberikan pernyataan resmi maupun konfirmasi terkait detail spesifikasi dan harga dari MacBook Pro berkode K104 tersebut.

Para analis industri menilai bahwa langkah ini merupakan upaya Apple untuk menjaga loyalitas konsumen di tengah persaingan pasar laptop yang semakin ketat.

Dengan menyasar segmen harga yang lebih luas, Apple diharapkan mampu memperkuat posisinya di pasar global tanpa harus mengorbankan standar kualitas yang telah menjadi ciri khas perusahaan.

Pengembangan ini sekaligus menandai babak baru dalam strategi diversifikasi produk Apple di sektor komputasi personal.