Berita

An-Nadzir Gowa Tetapkan Idulfitri 2026, Hisab Rukyat Jadi Penentu

148
×

An-Nadzir Gowa Tetapkan Idulfitri 2026, Hisab Rukyat Jadi Penentu

Sebarkan artikel ini
jemaah-an-nadzir-gowa-tetapkan-1-syawal-idulfitri-jatuh-20-maret
jemaah an nadzir gowa tetapkan 1 syawal idulfitri jatuh 20 maret

Gowa – Jemaah An-Nadzir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah.

Hari raya Idul Fitri bagi jemaah ini jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini didasarkan pada pemantauan dan perhitungan hilal di berbagai wilayah Indonesia.

Ustad M. Samiruddin Pademmui, pimpinan Jamaah An-Nadzir, membenarkan penetapan tersebut.

“Iya kami telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat 20 Maret,” ujarnya.

Penentuan awal Syawal menggunakan metode hisab dan rukyat.

Metode ini menjadi pedoman internal jemaah, berlandaskan Al-Qur’an, hadis, serta perhitungan dan metodologi pendiri.

Tim Pemantau Bulan An-Nadzir mencatat pergantian bulan dari Ramadan ke Syawal terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 08.26 WIB atau 09.26 WITA.

Jemaah diimbau mengakhiri puasa saat ijtima atau konjungsi.

Hal ini sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak berpuasa di awal Syawal yang dilarang.

“Pada hari Kamis 19 Maret 2026 sudah tidak memungkinkan lagi kita lebaran karena waktunya sudah lewat,” jelas Samiruddin.

“Nabi Saw mencontohkan pelaksanaan lebaran pada pagi hari. Insya Allah di sore harinya, posisi hilal di atas ufuk Barat sekitar 3-4 derajat,” lanjutnya.

An-Nadzir tidak melaksanakan salat Idulfitri pada hari yang sama dengan waktu ijtima.

Waktu ijtima terjadi setelah pagi hari, sementara salat Ied dilakukan pada pagi hari.

“Insya Allah An-Nadzir akan melaksanakan salat Hari Raya Idulfitri 1447 H / 2026 M Jumat 20 Maret 2026 M jam 07.00 WITA,” pungkasnya.