Ecozone

Altcoin Berpotensi Melonjak, Investor Bidik Agustus 2025

98
×

Altcoin Berpotensi Melonjak, Investor Bidik Agustus 2025

Sebarkan artikel ini
5-altcoin-pilihan-agustus-2025,-siapa-yang-bakal-cuan?
5 altcoin pilihan agustus 2025, siapa yang bakal cuan?

Jakarta – Altcoin terus menunjukkan perannya dalam investasi kripto pada Agustus 2025. Altcoin mendorong inovasi teknis, adopsi pengguna, dan utilitas di dunia nyata.

Meskipun Bitcoin tetap unggul dalam kapitalisasi pasar, beberapa altcoin menunjukkan potensi besar.

Berikut adalah daftar altcoin yang layak dipantau pada Agustus 2025, berdasarkan laporan Yahoo Finance:

1. Ethereum (ETH)

Ethereum tetap menjadi fondasi utama pasar altcoin pada 2025. Platform ini paling aktif digunakan untuk smart contract.

Miliaran dolar terkunci di protokol DeFi, rollup, dan aplikasi terdesentralisasi.

Kombinasi kepercayaan institusional dan pembaruan infrastruktur yang pesat menjadi keunggulan Ethereum. Peningkatan performa jaringan dan biaya gas rendah di Layer-2 terjadi sejak peluncuran upgrade “Pectra” pada pertengahan tahun.

Persetujuan ETF spot Ethereum lebih dari setahun lalu menarik modal dari keuangan tradisional, menstabilkan harga. Likuiditas tinggi, talenta pengembang terbaik, dan eksekusi roadmap yang konsisten menjadikan ETH aset kripto pilihan utama.

2. Solana (SOL)

Solana telah membangun ekosistemnya sendiri sebagai platform Layer 1 yang cepat, skalabel, dan tangguh. Produk konsumen seperti ponsel Saga serta lonjakan aktivitas on-chain di sektor DeFi dan gim menarik perhatian tahun ini.

Persetujuan ETF Solana oleh VanEck pada Juli 2025 memperkuat legitimasi aset ini di mata investor institusional. Jaringan Solana memproses lebih dari 65 juta transaksi per hari dengan biaya rendah, berkat pembaruan inti dan ekspansi validator.

Solana juga menjadi pusat pertumbuhan aset dunia nyata (RWA), NFT, dan pembayaran stablecoin. Nilai terkunci lebih dari US$9 miliar menunjukkan kombinasi daya tahan dan momentum yang kuat pada SOL.

3. Ripple (XRP)

Token XRP milik Ripple tetap menjadi salah satu altcoin yang diperhatikan. Gugatan SEC yang selesai akhir 2024 memberikan kepastian hukum bagi Ripple.

Ripple kini fokus memperluas adopsi pembayaran lintas batas.

Bank-bank besar di Asia dan Amerika Latin mulai mengintegrasikan teknologi RippleNet ke dalam sistem penyelesaian mereka. Peluncuran RLUSD, stablecoin berbasis dolar AS yang berjalan di atas XRP Ledger, terus meluas untuk menjembatani keuangan tradisional dan likuiditas kripto.

Volatilitas harga dan lonjakan likuiditas membuat XRP tetap diminati trader. XRP menarik bagi investor yang bertaruh pada adopsi institusional, remitansi global, dan kepastian regulasi.

4. Dogecoin (DOGE)

Dogecoin masih bertahan dan bersinar hingga 2025. DOGE menjelma sebagai salah satu kripto paling dikenal dengan komunitas online yang loyal.

Meskipun diluncurkan sebagai lelucon pada 2013, Dogecoin tetap populer.

Dukungan Elon Musk menjadi aset unik DOGE. Selain disinggung Musk di media sosial, DOGE juga digunakan sebagai alat pembayaran untuk merchandise Tesla dan mendapat pembaruan rutin lewat Dogecoin Core.

Kebangkitan meme coin tahun ini mengangkat kembali DOGE sebagai indikator sentimen ritel. DOGE tetap relevan di pasar yang didorong oleh perhatian, komunitas, dan kekuatan merek, meskipun volatilitasnya tinggi.

5. Toncoin (TON)

Toncoin mencetak tahun terbaiknya pada 2025 berkat integrasi langsung dengan jutaan pengguna Telegram. TON dan Telegram kembali terhubung erat sebagai ekosistem terpadu.

Awalnya, Toncoin dikembangkan oleh Telegram sebelum dilepas karena hambatan regulasi.

Dompet kripto TON terintegrasi langsung di aplikasi Telegram yang digunakan lebih dari 800 juta orang, memudahkan adopsi pengguna awam. TON menawarkan transaksi cepat, biaya rendah, dan mendukung beragam dApp, proyek gim, hingga alat NFT.

TON makin dilirik sebagai solusi pembayaran dan platform pesan berbasis blockchain di pasar negara berkembang di mana Telegram sudah mendominasi. Dengan kapitalisasi pasar hampir US$15 miliar dan ekspansi ekosistem yang berkelanjutan, TON mulai membuktikan diri sebagai infrastruktur serius.