Berita

Aksi Curanmor di Kedinding Surabaya Gagal, Satu Pelaku Buron.

72
×

Aksi Curanmor di Kedinding Surabaya Gagal, Satu Pelaku Buron.

Sebarkan artikel ini
852e022e9edd13df0e031f6c0f21353d.jpg
852e022e9edd13df0e031f6c0f21353d.jpg

Surabaya – Seorang pria berinisial FR (22) diringkus warga setelah tepergok mencuri sepeda motor di Kedinding Tengah 9 Timur Buntu, Surabaya, pada Minggu (16/11) dini hari. Pelaku, warga Bangkalan, ini berhasil diamankan meski sempat melakukan perlawanan.

Insiden pencurian itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Kasus ini terungkap setelah korban, MAF (41), terbangun karena mendengar suara mencurigakan di depan rumahnya.

MAF lantas melihat seorang pria tak dikenal berusaha menuntun sepeda motor miliknya yang sudah dalam kondisi kunci setang rusak. Pelaku diketahui merusak kunci setang menggunakan kunci T sebelum menuntun motor tersebut ke arah jalan.

Melihat aksinya, korban segera berteriak ‘maling’ sehingga memancing warga keluar rumah. Massa kemudian berhamburan mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri.

FR akhirnya berhasil ditangkap oleh warga. Sementara itu, rekannya berinisial M, yang bertugas mengawasi situasi, langsung kabur meninggalkan FR dan sepeda motornya. M kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Informasi pencurian ini segera sampai ke telinga anggota piket Reskrim Polsek Kenjeran yang sedang berpatroli. Petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan FR beserta sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut meliputi motor milik korban, motor pelaku yang rusak karena amukan warga, serta satu kunci T.

Dalam pemeriksaan awal, FR mengaku bahwa aksinya ini merupakan kali kedua. Sebelumnya, ia bersama rekan lain berinisial SAI pernah mencuri motor di kawasan Tembakan, Kecamatan Bubutan, Surabaya, dan berhasil membawa kabur satu unit kendaraan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa FR belum pernah dihukum. Namun, kasus ini mengarah pada dugaan adanya jaringan pencurian yang lebih luas.

Pengembangan kasus terus dilakukan, termasuk memburu rekan pelaku lainnya dan mencari penadah barang hasil curian. Polisi juga akan meningkatkan patroli serta tindakan represif terhadap kejahatan jalanan dan mengimbau warga untuk tetap waspada, serta segera melapor jika melihat potensi tindak kriminal.