Berita

Adinegoro 2025 Umumkan Pemenang, Rekor Naskah, Soroti Mutu Daerah

119
×

Adinegoro 2025 Umumkan Pemenang, Rekor Naskah, Soroti Mutu Daerah

Sebarkan artikel ini
Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2025, dalam sidang dewan juri yang dilaksanakan di Jakarta pada 7-9 Januari 2026.
Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2025, dalam sidang dewan juri yang dilaksanakan di Jakarta pada 7-9 Januari 2026.

Jakarta – Anugerah Jurnalistik Adinegoro (AJA) 2025 telah mengumumkan para pemenang. Lima karya jurnalistik dari berbagai platform berhasil meraih penghargaan bergengsi ini.

Total 749 naskah masuk dalam seleksi, menjadi rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir. Karya-karya terbaik dipilih dari kategori cetak, siber, fotografi, audio, dan video.

Pengumuman resmi akan segera dilakukan.

Seremoni penyerahan penghargaan akan menjadi bagian dari perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

HPN 2026 akan digelar di Serang, Banten, pada 9 Februari mendatang.

Direktur Anugerah Adinegoro, Maria D. Andriana, menyambut gembira antusiasme para jurnalis.

“Semangat para wartawan menunjukkan bahwa jurnalisme investigasi dan pelaporan mendalam tidak pernah padam,” ujarnya di Jakarta, Jumat (10/1/2026).

Dewan juri yang terdiri dari tokoh-tokoh jurnalistik telah bersidang pada 7-9 Januari 2026. Mereka menyeleksi karya-karya yang masuk.

AJA 2025 fokus pada empat tema krusial: demokrasi, korupsi, ketahanan pangan, serta energi dan lingkungan.

Ketua Panitia Pelaksana HPN 2026, Zulmansyah Sekedang, mengapresiasi partisipasi aktif para jurnalis.

Para peraih Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2025 akan menerima trofi, piagam, dan hadiah uang tunai Rp50 juta.

Sementara itu, 10 karya unggulan akan mendapatkan piagam serta hadiah total Rp25 juta.

Dewan juri menyoroti adanya kesenjangan mutu antara karya dari media pusat dan daerah.

Pemilihan tema tahun ini dinilai sedikit membatasi keragaman topik.

Zulmansyah Sekedang berharap Anugerah Adinegoro terus menjadi motivasi bagi jurnalis.

Jumlah peserta AJA 2025 meningkat signifikan dibandingkan tahun 2021 yang hanya mencatatkan 583 karya.