Buleleng – Banjir bandang menerjang Dusun Santal dan Ambengan, Desa Banjar, Buleleng, Bali, Jumat (6/3). Satu orang dilaporkan meninggal dan tiga lainnya hilang.
Hujan deras disebut menjadi penyebab utama bencana.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian Jumat malam pukul 22.10 WITA. Informasi didapat dari Camat Banjar.
Korban meninggal dunia adalah Dewa Ketut Adi Suarjana (55), warga Dusun Santal. Ia berusaha menyelamatkan mobilnya saat kejadian.
“Empat orang warga menjadi korban, satu ditemukan meninggal dunia oleh warga,” kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, Sabtu (7/3).
Tim SAR dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng diterjunkan ke lokasi. Mereka berkoordinasi dengan camat dan unsur SAR lainnya.
Saksi mata melihat korban sempat meraih pohon kopi. Namun, ia terhantam pohon besar yang terseret arus banjir.
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 23.00 WITA setelah air surut. Kemudian dibawa ke RSU Pratama Tanguwisia.
Tiga korban hilang berasal dari Dusun Ambengan. Mereka adalah Komang Suci (44), dan dua anaknya, Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).
Rumah mereka jebol diterjang luapan Sungai Mendaum.
Pencarian sempat terkendala karena kondisi gelap.
Pencarian dilanjutkan Sabtu pagi di sekitar rumah korban dan muara pantai.







