Jakarta – Kurma menjadi primadona takjil saat Ramadan. Selain sunah, kurma juga bermanfaat bagi kesehatan.
Namun, waspadalah dalam memilih kurma. Terutama yang terafiliasi dengan perusahaan Israel.
Kurma mengandung fruktosa dan glukosa. Kandungan ini mudah diserap tubuh dan membantu mengembalikan energi setelah berpuasa.
Serat dalam kurma juga menekan rasa lapar berlebihan. Kalium dan magnesiumnya menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
Sayangnya, 70 persen kurma Medjool diekspor dari Israel. Israel mengambil kebun kurma di Palestina secara paksa. Bahkan mencantumkan “MADE IN PALESTINE” pada kotak kurma.
Berikut panduan memboikot kurma dari Israel:
- Periksa label. Hindari kurma yang diproduksi atau dikemas di Israel atau permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Cek informasi di situs resmi toko jika tidak ada keterangan negara asal.
- Periksa nama eksportir pertanian Israel. Salah satu yang terbesar adalah Hadiklaim. Mereka menjual kurma dengan merek King Solomon, Jordan River, Jordan River Bio-Top, dan MyJool.
- Hindari produk dari perusahaan seperti Mehadrin, MTex, Galilee Export, Edom, Carmel Agrexco, dan Arava.







