Berita

Ekonom Ungkap Faktor Geopolitik Picu Harga Emas Meroket Tajam

106
×

Ekonom Ungkap Faktor Geopolitik Picu Harga Emas Meroket Tajam

Sebarkan artikel ini
menurut-ekonom,-ini-alasan-yang-membuat-harga-emas-meroket
menurut ekonom, ini alasan yang membuat harga emas meroket

Jakarta – Harga emas global melonjak. Harga di dalam negeri ikut terkerek, menembus Rp3 juta per gram.

Pemicunya? Geopolitik global dan kekhawatiran ekonomi.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, menyebut kebijakan Donald Trump sebagai penyebab utama.

Faisal menjelaskan, harga emas naik saat permintaan meningkat. Baik dari individu, korporasi, maupun lembaga keuangan.

“Ada faktor pendorong yang rutin atau normal terjadi dari waktu ke waktu. Bisa karena pembelian oleh individu ataupun perusahaan yang terus meningkat,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).

Emas jadi pilihan diversifikasi investasi. Bank sentral berbagai negara juga menambah kepemilikan emas sebagai cadangan devisa.

“Sudah banyak juga yang membeli emas dibandingkan dolar AS. Ini merupakan upaya bank-bank sentral di luar Amerika Serikat untuk menghindari ketergantungan terhadap dolar AS,” kata Faisal.

Faktor-faktor itu mendorong permintaan. Namun, lonjakan tajam terjadi sejak 2024 karena ketidakpastian ekonomi global dan ketegangan geopolitik.

Kebijakan tarif resiprokal pemerintahan Trump memperburuk sentimen pasar. Kondisi ekonomi global memanas, harga emas pun makin agresif.

“Akselerasi harga emas itu mulai kelihatan sebelum Agustus 2025. Nah, lebih cepat lagi peningkatannya setelah Agustus 2025 dan di awal tahun ini,” kata Faisal.

Eskalasi geopolitik akibat kebijakan luar negeri Trump terhadap Venezuela, Greenland, dan Iran memperkuat lonjakan harga emas pada 2026.

“Akhirnya akselerasinya lebih tajam lagi, melonjak di 2026 begitu cepatnya. Ketika begitu cepat kenaikannya, ini kemudian didorong lagi dengan permintaan tambahan yang disebabkan karena kekhawatiran,” ujarnya.

Di dalam negeri, ekspektasi inflasi dan kekhawatiran ekonomi memicu masyarakat membeli emas, meski harganya tinggi.

“Tentu saja kenaikan harga emas itu artinya dalam konteks ini sejalan dengan meningkatnya kerentanan ekonomi terhadap krisis,” kata Faisal.