Ecozone

Survei RPI: Publik Yakin Polri Bertransformasi di 2026

114
×

Survei RPI: Publik Yakin Polri Bertransformasi di 2026

Sebarkan artikel ini
hasil-survei-rpi-mayoritas-publik-optimistis-reformasi-budaya-polri-terwujud-pada-2026
hasil survei rpi mayoritas publik optimistis reformasi budaya polri terwujud pada 2026

Jakarta – Mayoritas masyarakat Indonesia optimistis reformasi budaya Polri akan terwujud pada 2026.

Hal ini didukung kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan agenda PRESISI.

Optimisme ini terungkap dari survei nasional yang dilakukan Rumah Politik Indonesia (RPI).

Direktur Eksekutif RPI, Fernando Emas, menyampaikan hasil survei bertajuk “Optimisme Publik terhadap Transformasi Budaya Polri”.

Menurutnya, pandangan masyarakat penting untuk menilai perubahan budaya di tubuh Polri.

Survei menunjukkan 76,2 persen responden optimistis transformasi Polri terjadi pada 2026.

Sementara itu, 19,9 persen kurang optimistis, dan 3,9 persen tidak memberikan jawaban.

“Dapat dilihat bagaimana Polri menertibkan anggotanya yang melakukan pelanggaran,” ujar Fernando.

“Transparansi tata kelola dan juga modernisasi pelayanan juga menjadi perhatian dari responden.”

Selain itu, 67,8 persen publik yakin Polri berani melakukan koreksi internal.

Survei juga menunjukkan 72,2 persen publik optimistis akan terjadi pergeseran budaya militeristik.

Sebanyak 69,2 persen publik meyakini Polri semakin berorientasi pada pelayanan publik.

Lalu, 75,9 persen publik optimistis kepemimpinan Polri akan menjadi teladan.

Sebanyak 65,6 persen menilai Polri akan responsif terhadap kejahatan siber.

RPI mencatat 73,1 persen responden optimistis Polri mampu memperkuat community policing pada 2026.

Meski demikian, Fernando menilai perlu perbaikan dalam penerapan hukum.

Terutama terkait kecepatan penanganan perkara.

Survei RPI dilaksanakan pada 2–9 Januari 2026 terhadap 1.200 responden di 30 provinsi.

Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling dengan margin of error 2,8 persen.