Batusangkar – Pemkab Tanah Datar mengambil langkah tegas melindungi warga dari rabies. Operasi pengendalian dan pemusnahan Hewan Penular Rabies (HPR) digelar Jumat (09/01/2026).
Operasi ini menyasar hewan liar pembawa virus mematikan. Dinas Pertanian menggandeng Satpol PP dan Damkar.
Lonjakan populasi HPR menjadi perhatian utama. Anjing, kucing, monyet, dan hewan sejenisnya berkeliaran bebas.
Kondisi ini meresahkan masyarakat, terutama di permukiman dan fasilitas publik. Tindakan cepat dan terukur pun diperlukan.
“Populasi HPR di Kabupaten Tanah Datar saat ini tergolong cukup tinggi dan meresahkan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, Sri Mulyani.
Banyak hewan berkeliaran bebas atau sengaja dilepasliarkan.
Pemusnahan HPR liar dianggap krusial memutus rantai rabies. Penyakit zoonosis ini berbahaya dan bisa berakibat fatal.
Operasi ini bertujuan menekan risiko penularan melalui gigitan atau kontak langsung.
Sri Mulyani menjelaskan operasi ini berlandaskan Perda Nomor 3 Tahun 2016 dan Permentan Nomor 32 Tahun 2025.
Tim di lapangan menggunakan kombinasi metode. Peracunan, penembakan dengan senjata tulup, dilanjutkan eutanasia prosedural.
“Pada operasi kali ini, petugas kita menggunakan kombinasi metode peracunan, penembakan dengan senjata tulup, yang kemudian dilanjutkan dengan tindakan eutanasia sesuai prosedur,” jelasnya.
Operasi ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat. Pentingnya kepatuhan terhadap aturan kepemilikan hewan.
Pemda mengimbau pemilik hewan peliharaan bertanggung jawab. Mengikat atau mengamankan hewan mereka, serta tidak melepasliarkannya.
Masyarakat juga diimbau waspada terhadap HPR liar. Tujuannya meminimalisir risiko penyebaran rabies.
Sebagai langkah berkelanjutan, pemda rutin menerbitkan surat edaran setiap tahun. Surat ini akan diperbarui dan disebarluaskan pada tahun 2026.
Target operasi kali ini meliputi Lapangan Cindua Mato, Pasar Papan, Gedung Nasional Maharaja Dirajo, dan Komplek Benteng Vander Capelen.
Pemerintah berharap operasi ini menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.







