Kendari – Empat anggota Brimob diamankan terkait penembakan seorang warga sipil. Insiden terjadi di area tambang ilegal.
Lokasi kejadian di Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Bid Propam Polda Sultra telah mengamankan keempat anggota Brimob.
Kasi Humas Polres Bombana Iptu Abd. Hakim membenarkan kejadian tersebut. Penembakan terjadi sekitar pukul 11.00 Wita.
“Benar, pada 8 Januari 2026 telah terjadi insiden penembakan di lokasi tambang ilegal Desa Wambarema,” kata Hakim.
Hakim menjelaskan, empat personel Brimob Resimen II diduga terlibat. Mereka sedang melaksanakan BKO di Sulawesi Tenggara.
Keempatnya telah diamankan di Polres Bombana. Kemudian dibawa ke Polda Sultra untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Akibat insiden tersebut, satu orang warga mengalami luka tembak pada bagian punggung kaki kiri,” ujarnya. Korban telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Tanduale, Kabupaten Bombana.
Informasi awal menyebutkan, sejumlah personel Brimob mendatangi lokasi tambang. Mereka memberikan peringatan agar aktivitas pertambangan dihentikan.
Adu mulut terjadi antara warga dan personel Brimob. Hingga akhirnya terdengar tembakan.
Penanganan kasus ini telah diambil alih oleh Polda Sulawesi Tenggara. Penyelidikan akan dilakukan secara objektif dan transparan.
“Seluruh proses penanganan perkara ini dilaksanakan sesuai aturan untuk menjamin keadilan bagi semua pihak,” sebutnya.
Hakim mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya. Hal ini agar proses penyelidikan dapat berjalan lancar.
Caracas – Baku tembak pecah di sekitar Istana Presiden Venezuela. Suara tembakan terdengar di sekitar Istana Miraflores, pada Senin malam, 5 Januari 2026.
Insiden terjadi setelah pelantikan presiden sementara Delcy Rodríguez.













