Ecozone

Zainal Arifin Mochtar Ungkap Teror Telepon Mengaku Polisi, Ancam Tangkap!

115
×

Zainal Arifin Mochtar Ungkap Teror Telepon Mengaku Polisi, Ancam Tangkap!

Sebarkan artikel ini
guru-besar-ugm-zainal-arifin-mochtar-diteror-telepon-mengaku-polisi
guru besar ugm zainal arifin mochtar diteror telepon mengaku polisi

Yogyakarta – Guru Besar Fakultas Hukum UGM, Zainal Arifin Mochtar, mengaku mendapat teror telepon.

Penelepon yang mengaku sebagai polisi mengancam akan menangkapnya.

Zainal mengungkap kejadian ini melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (2/1).

Ia menyebut dihubungi nomor tak dikenal +62 838 17941429.

Penelepon mengaku dari Polresta Yogyakarta dan meminta Zainal datang membawa KTP.

Permintaan itu disampaikan dengan nada intimidatif.

“Intonasinya sengaja diubah-ubah agar terdengar seperti aparat yang sedang menjalankan tugas,” tulis Zainal.

Zainal menduga ini upaya menekan psikologis dengan atribut penegak hukum.

Ia mengaku sudah beberapa kali mengalami kejadian serupa.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menegaskan nomor tersebut bukan milik anggota Polresta.

Ia memastikan tidak ada personel yang melakukan pemanggilan atau ancaman via telepon.

“Nomor itu bukan nomor anggota kami,” kata Eva.

Eva menduga ini penipuan dengan modus mengaku sebagai aparat.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada panggilan telepon yang mengatasnamakan polisi.

Kasus ini menyoroti maraknya penipuan dan teror psikologis dengan mencatut identitas aparat negara.

Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai langkah hukum yang akan ditempuh Zainal.