Berita

Hujan Tak Surutkan Kemeriahan Perayaan Tahun Baru di Bundaran HI

102
×

Hujan Tak Surutkan Kemeriahan Perayaan Tahun Baru di Bundaran HI

Sebarkan artikel ini
e2cd4b356bb98fc738d48e36bb3df14e.jpg
e2cd4b356bb98fc738d48e36bb3df14e.jpg

Jakarta – Hujan rintik tak menyurutkan ribuan warga Jakarta untuk tetap merayakan malam pergantian tahun di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Rabu (31/12/2025). Mereka rela berbasah-basahan demi menyambut datangnya tahun baru.

Gerimis mulai mengguyur sekitar pukul 20.30 WIB, saat acara hiburan telah dimulai. Panggung-panggung musik yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tetap beroperasi, menghibur para pengunjung yang antusias.

Fathia (35), salah seorang pengunjung, mengaku tak masalah dengan hujan yang turun. “Belum terlalu basah, masih bisa diatasi dengan jas hujan,” ujarnya, sambil tetap menikmati suasana malam tahun baru.

Sejumlah pedagang jas hujan pun memanfaatkan momen ini. Jay (30), salah satunya, mengaku dagangannya laris manis. “Sudah dapat Rp 100 ribu lebih dalam 20 menit,” ungkapnya. Ia mengaku telah mengantisipasi hujan dan menyiapkan dagangan sejak jauh hari.

Di sekitar panggung, terlihat pengunjung berjoget ria mengikuti alunan musik. Sebagian besar mengenakan jas hujan atau payung. Namun, ada pula yang memilih pulang, seperti Annisa (42), yang khawatir dengan kesehatan anak-anaknya. “Kasihan anak saya kehujanan,” tuturnya.

Pemprov Jakarta sendiri menyiapkan delapan titik panggung hiburan untuk memeriahkan malam tahun baru. Selain Bundaran HI, lokasi lainnya adalah Lapangan Banteng, Jalan M.H. Thamrin, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, Gedung Bursa Efek Indonesia (SCBD), dan FX Sudirman.

Dua belas lokasi lain di tingkat kota administrasi juga turut menggelar acara serupa, termasuk Kota Tua, Ancol, Taman Literasi, M Bloc Space, Setu Babakan, JIS, Taman Mini Indonesia Indah, dan Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu.

Namun, perayaan tahun baru kali ini tanpa pesta kembang api. Pemprov Jakarta mengambil kebijakan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana di Sumatera. Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api.