Berita

Polri Percepat Pemulihan Sumbar: Bangun Jembatan, Salurkan Bantuan, Trauma Healing

124
×

Polri Percepat Pemulihan Sumbar: Bangun Jembatan, Salurkan Bantuan, Trauma Healing

Sebarkan artikel ini
polri-distribusikan-bantuan-skala-besar,-fokus-jangkau-daerah-terpencil-di-sumbar
polri distribusikan bantuan skala besar, fokus jangkau daerah terpencil di sumbar

Padang – Polri terus mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. Bantuan logistik dan sarana prasarana skala besar didistribusikan ke wilayah terdampak.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo melepas pendistribusian bantuan pada Minggu (28/12/2025).

Sebanyak 50 ton bantuan disalurkan ke wilayah terpencil.

Bantuan meliputi bahan pokok, alat berat, dan program pemulihan psikologis anak-anak.

Polri menerapkan strategi Konvoi Kemanusiaan.

200 personel gabungan dikerahkan dengan 100 motor untuk menjangkau lokasi sulit.

Fokus utama distribusi bantuan:

* Kabupaten Padang Pariaman: Nagari Sungai Buluh Barat & Utara (Kec. Batang Anai) dan Kampung Pondok Nagari Pasie Laweh (Kec. Lubuk Alung).
* Kabupaten Agam: Wilayah Palembayan dan Maninjau.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran negara,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

“Kami ingin memastikan sinergi pemerintah pusat dan daerah berjalan berkelanjutan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih,” imbuhnya.

Polri melaporkan progres pembangunan jembatan darurat.

Jembatan Palembayan (Agam) dan Sumani (Solok) rampung 100%.

Jembatan Malalak (80%) dan Batang Anai (75%) dalam tahap percepatan.

Perhatian khusus diberikan pada Jembatan Salareh Aia di Agam.

Polri mendorong peningkatan status jembatan tersebut menjadi Jembatan Bailey.

Selain infrastruktur, Polri fokus pada pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di tiga lokasi.

Lokasi tersebut meliputi Kapalo Koto (100 unit), Anduriang (34 unit), dan Limau Hantu (60 unit).

Untuk kebutuhan air bersih, Polri menyediakan 150 titik sumur bor dan 300 toren, didukung 7 mobil tangki.

200 set seragam sekolah dan 400 pasang sepatu dibagikan kepada siswa.

Tim psikolog memberikan Trauma Healing kepada anak-anak.

“Seluruh bantuan ini akan terus mengalir hingga Huntara selesai sepenuhnya dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal,” pungkas Wakapolri.