Techno

Gerhana Matahari Total 14 Desember Bisa Disaksikan Secara Streaming

204
×

Gerhana Matahari Total 14 Desember Bisa Disaksikan Secara Streaming

Sebarkan artikel ini
Gerhana Matahari Total
Gerhana Matahari Cincin (Foto: AFP)

FENESIA – Pada hari Senin (14/12) mendatang akan ada Gerhana Matahari Total (GMT) yang dapat disaksikan secara streaming. Fenomena ini dapat terlihat secara jelas dari Afrika dan Amerika Selatan.

Masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir, karena dapat menyaksikan fenomena ini lewat live streaming yang tentunya tidak memerlukan alat penunjang seperti kacamata khusus.

Situs yang bergerak dalam bidang zona waktu, Time and Date AS, telah menyediakan layanan siaran langsung untuk menyaksikan Gerhana Matahari Total pada Senin (14/12) yang bisa diakses siapa saja.

Layanan tersebut dapat diakses lewat kanal Youtube Time and Date atau bisa langsung mengakses langsung ke website perusahaan yang berbasis di Norwegia tersebut.

Dalam deskripsi akun YouTube Date and Time tertulis, “Tonton cuplikan langsung gerhana matahari total yang spektakuler pada 14 Desember 2020, mulai pukul 14:30 UTC.”

Akun Youtube itu mencantumkan GMT akan terjadi dalam waktu 30 jam ke depan.

Fase total gerhana ini hanya akan terlihat di beberapa bagian Chile dan Argentina, jalur sempit yang membentang melintasi Pasifik selatan dan Samudra Atlantik.

GMT 14 Desember 2020 diperkirakan akan berlangsung sekitar 2 menit 10 detik. Bila cuaca cerah, orang-orang di ujung selatan Amerika Selatan, wilayah tertentu di Chile, dan Argentina dapat melihat gerhana matahari total sepenuhnya secara langsung.

Selain itu, gerhana juga akan terlihat secara parsial di sebagian wilayah Afrika barat daya.

Mengutip dari CNET, perahu atau kapal yang ditempatkan dengan baik di beberapa bagian Samudra Pasifik dan Atlantik kemungkinan juga memiliki kesempatan untuk melihat fenomena alam tersebut.

Tapi antusiasme orang-orang untuk menyaksikan gerhana harus terhalang oleh pandemi virus corona.

Ketika beberapa negara di seluruh dunia mulai melonggarkan pembatasan Covid-19, negara-negara seperti Chile justru telah menerapkan penguncian wilayah baru untuk menekan lonjakan kasus baru Covid-19.

Sementara itu, Argentina mulai melonggarkan aturan larangan perjalanannya, meski perbatasan negara masih ditutup bagi wisatawan dari negara-negara non-tetangga.

Namun antusiasme orang-orang untuk menyaksikan gerhana harus terhalang oleh pandemi virus corona.

Ketika beberapa negara di seluruh dunia mulai melonggarkan pembatasan Covid-19, negara-negara seperti Chile justru telah menerapkan penguncian wilayah baru untuk menekan lonjakan kasus baru Covid-19.

Sedangkan, Argentina mulai melonggarkan aturan larangan perjalanannya, meski perbatasan negara masih ditutup bagi wisatawan dari negara-negara non-tetangga.