Jakarta – Enam karya film dan animasi lokal berpeluang menembus pasar internasional melalui ajang Asia TV & Forum Market (ATF) 2025 di Singapura. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memfasilitasi keikutsertaan mereka.
Kesempatan emas ini diraih setelah keenam karya tersebut menjadi yang terbaik dalam Bootcamp Akselerasi Kreatif (AKTIF) yang digelar Kemenparekraf.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenparekraf, Agustini Rahayu, menegaskan bahwa partisipasi para pemenang di ATF adalah bagian dari program akselerasi kreatif yang sedang digalakkan.
ATF 2025 merupakan forum global terkemuka bagi industri televisi dan hiburan di Asia Pasifik. Ajang ini menjadi wadah bagi para profesional untuk berjejaring, berbisnis, dan bertukar ide tentang tren masa depan.
Bootcamp AKTIF diikuti oleh 70 peserta. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas talenta lokal melalui penguatan distribusi, promosi, dan pengembangan model bisnis kekayaan intelektual.
“Pertumbuhan pesat industri kreatif dan keberagaman kreator dari berbagai daerah membuka peluang besar bagi ekonomi kreatif untuk menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Agustini Rahayu.
Tiga film yang terpilih adalah “Komik Jagoan” (Dwitya Yoga Dharmawangsa), “Pelabuhan Berkabut (Fish, Please)” (Haris Yulianto, Annisa Dewi, dan Ivan Valentinus), serta “Bong (Of Womb and Tomb)” (Destian Rendra dan Nasir Rustiawan).
Rigita Andianti, perwakilan dari “Komik Jagoan”, mengungkapkan bahwa bootcamp ini memberikan pemahaman mendalam tentang bisnis perfilman.







