Jakarta – TNI Angkatan Darat (AD) menepis isu keterlibatan jenderalnya dalam sengketa lahan keluarga mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Makassar. Bantahan ini muncul setelah beredar foto Mayjen TNI Achmad Adipati Karna Widjaja di lokasi yang dipermasalahkan.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono menjelaskan, kehadiran Mayjen Achmad Adipati di kawasan Metro Tanjung Bunga adalah urusan pribadi.
“Kehadirannya dalam rangka menghadiri acara lepas sambut Kapolda Sulawesi Selatan dan pertemuan internal,” kata Donny, Kamis (20/11/2025).
Donny menambahkan, kegiatan tersebut berlangsung di kawasan yang dekat dengan lokasi sengketa lahan.
Hasil pemeriksaan internal memastikan Mayjen Achmad Adipati tidak memasuki area eksekusi atau terlibat dalam proses sita lahan.
Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan, pihaknya telah menyurati Pengadilan Negeri Makassar terkait eksekusi lahan milik keluarga JK.
Nusron menduga ada praktik mafia tanah dalam proses eksekusi yang belum melalui konstatering atau pengukuran ulang. Kementerian ATR/BPN telah mengirimkan surat ke PN Makassar sebagai tindak lanjut polemik ini.







