Berita

Sumut Gratiskan SMA/SMK Negeri, Digitalisasi Pendidikan Digenjot

112
×

Sumut Gratiskan SMA/SMK Negeri, Digitalisasi Pendidikan Digenjot

Sebarkan artikel ini
sumut-mulai-terapkan-sekolah-gratis-pubg,-nias-jadi-wilayah-pertama
sumut mulai terapkan sekolah gratis pubg, nias jadi wilayah pertama

Medan – Kabar gembira untuk siswa SMA/SMK/SLB negeri di Sumatera Utara! Pemprov Sumut akan menggratiskan biaya pendidikan mulai tahun ajaran 2026/2027.

Program bernama Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) ini akan dimulai di Kepulauan Nias.

Sebanyak 41 ribu siswa di Kepulauan Nias akan menjadi yang pertama merasakan manfaat program ini.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (14/11).

PUBG merupakan bagian dari Program Terbaik Hasil Cepat (PHTC) Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution.

Tujuannya jelas, memastikan seluruh anak usia sekolah di Sumut bisa mengenyam pendidikan tanpa terbebani biaya.

“PUBG hadir untuk menghapus pengutipan biaya pendidikan yang masih terjadi di SMA/SMK,” tegas Alexander.

Saat ini, kajian konsultan terkait skema penerapan PUBG sudah mencapai 75%. Kajian ini melibatkan survei di 539 sekolah.

Targetnya, kajian rampung akhir Desember. Setelah itu, petunjuk teknis (juknis) dan kurikulum akan segera disusun.

Untuk tahap awal di Kepulauan Nias, Pemprov Sumut mengalokasikan anggaran Rp21,484 miliar per semester.

PUBG akan diperluas ke zona lain secara bertahap.

Anggaran per semester untuk zona lain adalah: Pantai Barat (Rp23,461 miliar), Dataran Tinggi (Rp58,712 miliar), dan Pantai Timur (Rp98,763 miliar).

Pemprov Sumut menargetkan seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut bebas biaya pendidikan pada tahun 2029.

Selain itu, Disdik Sumut juga menyiapkan program digitalisasi pendidikan.

Program ini mencakup literasi digital, penerapan kurikulum Coding, dan Artificial Intelligence (AI).

“Digitalisasi adalah kunci transformasi pendidikan,” ujar Alexander.

“Kita ingin anak-anak Sumut siap menghadapi tantangan masa depan.”