BeritaPeristiwa

Ratusan Siswa SBB Keracunan, Program MBG Dihentikan Sementara

197
×

Ratusan Siswa SBB Keracunan, Program MBG Dihentikan Sementara

Sebarkan artikel ini
siswa-keracunan-mbg-di-seram-barat-bertambah-jadi-124-orang
siswa keracunan mbg di seram barat bertambah jadi 124 orang

Ambon – Ratusan siswa di Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, dilarikan ke puskesmas setelah diduga keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Data terbaru mencatat 124 siswa menjadi korban.

Jumlah ini meningkat signifikan dari laporan awal yang menyebutkan 52 siswa mengalami gejala serupa.

Sekretaris Daerah (Sekda) SBB, Alvin Tuasun, mengatakan sebagian siswa sudah dipulangkan setelah kondisinya membaik.

Bupati SBB, Asri Arman, langsung menginstruksikan penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pihak yang memproduksi MBG.

Puluhan siswa dirawat di Puskesmas Kairatu (77 siswa) dan Puskesmas Waimital (47 siswa).

Pemerintah daerah mengerahkan tenaga kesehatan dari RSUD Piru, Puskesmas Inamosol, dan Puskesmas Kamarian untuk menangani para siswa.

“Kami datangkan tambahan nakes, ambulans, dan oksigen. Obat-obatan aman,” tegas Alvin, Senin (20/10) malam.

Keterbatasan ruang memaksa sebagian besar siswa dirawat di tenda darurat yang didirikan TNI dan BPBD.

Sampel makanan telah dikirim ke Dinas Kesehatan untuk diperiksa lebih lanjut di Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Tim kesehatan juga diterjunkan ke 18 sekolah peserta program MBG untuk memeriksa kesehatan seluruh siswa.

Sebelumnya, seorang siswa MI Negeri 2 berinisial AN (6) dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi MBG.

Kapolres SBB, AKBP Andi Zulkifli, menjelaskan AN mengonsumsi minuman ringan saat menyantap MBG pada pukul 11:20 WIT.